Ledakan Bom di Sri Lanka

Pasca-bom Paskah, daripada Dicurigai Wanita Muslim Sri Lanka Tanggalkan Hijab dan Cadar

Pasca-bom Paskah, daripada Dicurigai Wanita Muslim Sri Lanka Tanggalkan Hijab dan Cadar untuk sementara.

Pasca-bom Paskah, daripada Dicurigai Wanita Muslim Sri Lanka Tanggalkan Hijab dan Cadar
facebook
Inilah Dua Pelaku Bom Paskah Sri Lanka, Korban Tewas Bertambah Jadi 310 Orang, 500 Terluka! Zahran Hasyim dan Abu Mohammed dua pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 310 orang.

Pasca-bom Paskah, daripada Dicurigai Wanita Muslim Sri Lanka memilih Tanggalkan Hijab dan Cadar untuk sementara. Menuggu situasi menjadi kondusif kembali.

DAHSYATNYA ledakan bom yang mengoyak Sri Lanka, menelan raturan nyawa manusia.

Tak heran, pasca-ledakan bom di Sri Lanka, banyak warga setempat yang paranoid. 

Hal itu menimbulkan ketegangan antar-sesama warga Sri Lanka.

Ketegangan religius ditambah keputusan pemerintah yang melarang cadar dan penutup wajah sejak tragedi bom Paskah amat berpengaruh terhadap warga Muslim Sri Lanka.

Akhirnya, para perempuan Muslim Sri Lanka terpaksa melepas hijab, cadar atau abaya yang biasa mereka kenakan.

Ditentang Warga, Baliho Raksasa Prabowo-Sandi di Cileungsi Bogor Akhirnya Batal Diturunkan

Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari Gagal ke Gedung DPR di Pemilu 2019, Ini Sebabnya

Ini Deretan Aksi Kontroversial Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip, Istri Hakim yang Jadi Tahanan KPK

"Saya tidak lagi mengenakan abaya dan hijab beberapa hari belakangan ini karena berbagai komentar dan cara warga lain memandang saya," ujar seorang perempuan yang tak mau disebut identitasnya.

"Saya akan mengenakan hijab kembali jika situasi sudah tenang dan warga mulai tidak terlalu paranoid," tambah dia.

"Sebenarnya hijab tidak dilarang, tetapi banyak orang melihat saya dengan curiga saat melihat saya mengenakan hijab," lanjut dia.

Mareena Thaha Refai, seorang pendakwah dan ketua sebuah organisasi perempuan, mengatakan, untuk saat ini lebih baik mengikuti larangan yang diterapkan pemerintah daripada memicu ketegangan antar-agama.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved