Hari Buruh

Moeldoko Minta Polisi Cari 'Otak' Penggerak Kelompok Berbaju Hitam yang Bikin Rusuh di Hari Buruh

Menurut Moeldoko, dirinya telah menyampaikan pesan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Idham Azis

Moeldoko Minta Polisi Cari 'Otak' Penggerak Kelompok Berbaju Hitam yang Bikin Rusuh di Hari Buruh
KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
Ratusan anak muda dalam kelompok berbaju hitam diamankan aparat Polrestabes Bandung di tengah perayaan May Day di Bandung, Rabu (1/5/2019). 

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta aparat kepolisian untuk mencari 'otak' yang melatar belakangi kehadiran sekelompok pemuda berbaju hitam-hitam di sela peringatan May Day di Bandung.

"Kita akan dalami siapa yang melatar belakangi," ujar Moeldo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/5/2019).

Prabowo Ingatkan Media Saat Orasi Hari Buruh: Hati-hati Kau, Kami Bukan Kambing yang Bisa Diatur

Ini Delapan Lokasi Peringatan Hari Buruh di Jabodetabek, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan

Menurut Moeldoko, dirinya telah menyampaikan pesan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Idham Azis untuk segera mendalami motif di balik kehadiran pemuda tersebut.

"Saya tadi sudah sampaikan kepada Bapak Kabareskrim untuk segera didalami, ada apa ini," ungkap Moeldoko.

Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).
Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018). (TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO)

Sebelumnya, polisi mengamankan ratusan anak muda di tengah peringatan May Day di Bandung.

Kelompok yang mengenakan busana serba hitam itu ditangkap di sekitar Jalan Bagus Rangin, Jalan Singa Perbangsa dan Jalan Dipatiukur, setelah polisi mendapat laporan dari warga adanya keributan kawasan tersebut.

Selain di Bandung menurut catatan Kompas, Kelompok Berbaju Hitam juga terjadi saat aksi buruh di Makassar.

Hari Buruh di Makassar Dinodai Perusakan McDonalds Oleh Kelompok Berpakaian Hitam, Dua Ditangkap

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Rifai menuturkan, kelompok pemuda itu diamankan lantaran melakukan aksi vandalisme dan perusakan fasilitas publik di kawasan Gedung Sate dan Dipatiukur.

Hal itu terungkap saat polisi menemukan sejumlah senjata tajam, cat semprot, double stick, dan minuman beralkohol.

Saat ini sudah ada sekitar 150 orang yang telah diamankan. Petugas saat ini masih melakukan pendataan.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved