Hari Buruh

Bundaran HI 'Steril' dari Demonstrasi Hari Buruh Sedunia, Arus Lalu Lintas dari Sudirman Tersendat

Bundaran HI "steril" dari demonstrasi Hari Buruh Sedunia sebabkan arus lalu lintas dari Jalan Sudirman tersendat.

Bundaran HI 'Steril' dari Demonstrasi Hari Buruh Sedunia, Arus Lalu Lintas dari Sudirman Tersendat
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Arsip: Personel Brimob bersiaga usai mengikuti apel di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/12/2018). 

Bundaran HI "steril" dari demonstrasi Hari Buruh Sedunia sebabkan arus lalu lintas dari Jalan Sudirman tersendat.

KAWASAN bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, kondisinya terpantau steril dari demonstrasi buruh yang merayakan Hari Buruh Sedunia, Rabu (1/5/2019) pagi.

Sejumlah personel Brigade Mobil Kepolisian Indonesia menutup akses kendaraan, sehingga Bundaran HI steril dari demonstrasi buruh.

Baik roda empat maupun roda dua, dari arah Jalan Sudirman, yang dialihkan ke Jalan Teluk Betung.

Hal itu menyebabkan arus lalu lintas dari Sudirman tersendat.

Ditentang Warga, Baliho Raksasa Prabowo-Sandi di Cileungsi Bogor Akhirnya Batal Diturunkan

Ditanya Perbedaan Normalisasi dan Naturalisasi, Ahok Sebut Anies Lebih Pintar Mengolah Kata

Ini Deretan Aksi Kontroversial Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip, Istri Hakim yang Jadi Tahanan KPK

Sebaliknya dari arah Jalan MH Thamrin, tidak ada penutupan akses kendaraan.

Sementara bus-bus TransJakarta dapat beroperasi seperti biasa, baik dari arah Sudirman maupun Jalan MH Thamrin.

Polisi  dibantu sejumlah anggota TNI, petugas Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP berjaga di sejumlah titik strategis, seperti di depan Plaza Indonesia, Hotel Indonesia Kempinski, dan Hotel Mandarin Oriental.

Para buruh dari berbagai serikat pekerja berkumpul merayakan aksi Hari Buruh Sedunia di Lapangan Tenis Dalam Ruang, Senayan, dan depan Istana Merdeka, di Jalan Medan Merdeka Utara.

Peringatan buruh tahun ini mengangkat tema besar, yakni 'Kesejahteraan buruh dan Demokrasi yang adil dan damai'.

Terdapat enam isu turunan Hari Buruh 2019 yang diserukan dalam aksi kali ini, yakni :

1. Tolak upah murah, cabut PP 78/2015, naikkan KHL menjadi 84 item.
2. Stop perbudakan berkedok outsourching, pemagangan dan honorer.
3. Tingkatkan kualitas manfaat dan layanan BPJS kesehatan dan jaminan pensiun.
4. Turunkan tarif dasar listrik dan sembako,
5. Tingkatkan kesejahteraan guru, tenaga honorer, dan pengemudi ojek online
6. Tegakkan demokrasi yang jujur dan damai. KSPI menyerukan seluruh buruh untuk mengawal form C1.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertemu para presiden konfederasi buruh dan ketua serikat pekerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat Jumat, 26 April 2019.

Dalam pertemuan itu terjadi kesepakatan di antaranya melaksanakan Hari Buruh Sedunia dengan kegiatan yang damai dan pemerintah bersama buruh akan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved