Breaking News:

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya 2019, Ribuan Pengendara Ditilang, Kebiasaan Ini Penyebabnya

Dua Hari Operasi Keselamatan Jaya, Sebanyak 2.079 Pengendara Ditilang. Mari simak selengkapnya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Penyematan pita penanda di apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2019 di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Senin (29/4/2109). Operasi ini tepatnya digelar mulai 29 April 2019 sampai 12 Mei 2019 mendatang. 

SELAMA dua hari digelarnya Operasi Keselamatan Jaya 2019, ribuan pengendara ditilang polisi. 

Operasi baru dilakukan mulai Senin (29/4/2019) dan Selasa (30/4/2019).

Di dua tanggal itu saja tercatatt ada sebanyak 2.019 pengendara kendaraan, baik roda dua dan roda empat yang ditilang petugas karena melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Massa Buruh Lakukan Orasi di Patung Kuda Monas Peringati May Day

Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Disambut Mars FSPMI dan Dielu-elukan sebagai Presiden

Buruh Sebut BPJS Kesehatan Angsuran Lintah Darat

Selain itu juga tercatat ada 8.065 teguran yang dilakukan petugas ke pengendara selama dua hari digelarnya operasi tersebut.

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, Rabu (1/5/2019).

Ia menjelaskan dari 2.019 pengendara yang ditilang karena melakukan pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pengendara sepeda motor yakni sebanyak 1.463 pengendara.

Sementara sisanya adalah pengendara roda empat yakni jenis mobil sebanyk 492, bus sebanyak 35 dan truk sebanyak 89.

UPDATE Terbaru Real Count Pilpres 2019 Pukul 12.15, Suara Prabowo-Sandi Hancur Lebur di Wilayah Ini

Tidak Perlu Takut kehabisan Kuota Ketika Melihat Tutorial Hijab

Para Buruh Rayu Polisi Buka Barikade Agar Dapat Lanjutkan Pawai ke Istana Presiden Temui Jokowi

"Dari jumlah itu pula barang bukti tilang yang kami sita adalah SIM sebanyak 1.023 lembar, STNK sebanyak 1.052 dan kendaraan sebanyak 4 unit," kata Yusuf.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menuturkan pihaknya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2019 mulai 29 April 2019 sampai 12 Mei 2019 mendatang.

Gatot menyebutkan operasi digelar untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang dilakukan pengendara.

Menurut Gatot ada tujuh poin pelanggaran lalu lintas yang disasar dalam operasi yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya itu.

Nikita Mirzani Sebut Dipo Latief Tidak Sayangi Anaknya yang Lahir Prematur

Susi Pudjiastuti Sampai Memohon kepada Dua Orang Ini Agar Kapal Pencuri Ikan Jangan Dilelang

Warga Iran Tewas Tergantung di Bandara Soetta, Polisi Selidiki Bunuh Diri Atau Pembunuhan

Yakni menggunakan telepon saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, tidak menggunakan helm berstandar nasional, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur dan yang terakhir mengemudikan kendaraan pada kecepatan maksimal.

"Jadi tujuh pelanggaran ini yang kami sasar dalam operasi ini. Sebab pelanggaran ini memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas," katanya.

Meskipun dianggap pelanggaran kecil kata Gatot, tujuh pelanggaran itu merupakan pemicu utama banyaknya kecelakaan lalu lintas yang berakibar fatal atau jatuhnya korban jiwa.

“Sebab kecelakaan itu diawali dari pelanggaran-pelanggaran kecil yaitu karena tidak taat dan patuh pada aturan yang ada. Bilamana kita bisa meminalisir bahkan meniadakan pelanggaran kecil itu, maka kecelakaan lalu lintas juga akan semakin turun," katanya.(bum)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved