Banjir Bekasi

Musim Hujan, Pemkot Bekasi Siagakan Tim URC untuk Penanganan Jalan Berlubang

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi selalu siap siaga dalam melakukan penanganan jalan rusak atau ber

Musim Hujan, Pemkot Bekasi Siagakan Tim URC untuk Penanganan Jalan Berlubang
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kondisi Jalan rusak di Jalan Joyo Martoyo, Bekasi Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi selalu siap siaga dalam melakukan penanganan jalan rusak atau berlubang.

Terlebih pada saat musim penghujan saat ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Arief Maulana mengungkapkan musim hujan ini membuat sejumlah jalan di Kota Bekasi mengalami kerusakan dan berlubang.

Untuk itu, pihaknya memerintahkan tim URC agar selalu melakukan memonitoring lokasi jalan yang mengalami kerusakan.

"Tim URC kan hunting terus mana jalan-jalan yang rusak untuk bisa kita perbaiki," kata Arief kepada Wartakota, Selasa (30/4/2019).

Meski demikan, kata Arief, penanganan jalan rusak tidak bisa sepenuhnya bisa dilakukan penanganan secara cepat. Hal itu dikarenakan minim jumlah personil URC maupun anggaran yang tersedia.

"Kita lalukan penanganan yang sifatnya benar-benar prioritas, disesuaikan dengan kemampuan kita milik untuk lakukan penanganan," jelasnya.

Ia menambahkan semakin tinggi curah hujan, semakin mempercepat terhadap kerusakan jalan dan banyak sekali yang mengalami kondisi kerusakan itu.

"Oleh karenanya, musim hujan ini kita gencar monitoring. Upaya lain agar cepat melakukan penanganan kita lakukan pola strategi penanganannya, termasuk soal penambahan anggaran ini," jelasnya.

Sementara Kepala Seksi Pengembangan Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto mengatakan ada sebanyak dua tim URC yang melakukan penanganan perbaikan jalan di Kota Bekasi.

"Kita punya dua tim, satu tim 8 orang. Jadi total 16 orang yang lakukan penanganan jalan. Itu memang masih kurang, tapi akan kita maksimalkan kerjanya," ucapnya.

Selain itu, saat ini di setiap Kecamatan juga mulai dibenuk tim URC dengar terdapat 3 sampai 4 orang untuk melakukan penanganan jalan.

"Di Kecamatan juga sudah ada tim URC, kita mulai jalan saat ini. Mereka nantinya melakukan monitoring dan perbaikan jalan di jalan-jalan lingkungan," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved