Garuda Indonesia Optimalkan Bisnis Angkutan Kargo dengan 100 Drone, Ini Jenisnya, Simak Videonya

Garuda Indonesia Berencana Optimalkan Bisnis Angkutan Kargo dengan 100 Drone. Simak selengkapnya.

Garuda Indonesia Optimalkan Bisnis Angkutan Kargo dengan 100 Drone, Ini Jenisnya, Simak Videonya
asia.nikkei.com
PESAWAT Maskapai Garuda Indonesia 

UNTUK memperkuat potensi pasar layanan bisnis kargo udara, maskapai nasional Garuda Indonesia tengah menjajaki pelayanan angkutan kargo menggunakan teknologi drone atau unnamed aerial vehicle (UAV).

Bekerjasama dengan Beihang UAS Technology Co Ltd dalam hal aspek produksi, perakitan armada hingga aspek komersial penunjang lainnya, Garuda Indonesia berencana untuk mengoperasikan hingga 100 unit drone di Indonesia.

Direktur Kargo & Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal menjelaskan, teknologi UAV dapat mengirimkan barang dalam waktu 24 jam secara door to door yang menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

Tertangkap KPK, Simak Foto-Foto Bupati Talaud Sebelum Diringkus

Miljan Radovic Akan Berlakukan Jadwal Latihan Malam di Bulan Ramadan untuk Skuat Persib Bandung

Torino Kini Mengincar Liga Champions

Ada 30 Ribu Buruh Bekasi Ikut Aksi May Day di Jakarta

Ini 2 Skenario Pemindahan Ibukota. Paling Dahsyat Pindahkan 195.000 PNS dan Habiskan Rp 446 Triliun

UPDATE Real Count Pilpres 2019 KPU Pukul 15.30, Daftar Wilayah Jokowi Hanya Raih Dibawah 10 Suara

Rafael Sm*sh Ungkap Kesulitan Tampil Perdana Berakting dalam Drama Radio

Jadwal Pertandingan Tak Pasti, Madura United Gelar Uji Coba Lawan Tim Pra-PON Jawa Timur

“Penggunaan drone tentunya menjadi opsi yang ideal dalam fokus maskapai untuk mengoptimalkan potensi pangsa pasar dan pendapatan kargo udara, terutama dalam menghubungkan wilayah remote dengan fasilitas bandara yang terbatas seperti di Maluku, Papua dan Sulawesi yang kaya dengan marine product," terang Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (30/4/2019).

Rencananya, Garuda Indonesia akan mengoperasikan 3 unit drone yang berjenis BZK-005 pada Q4 2019 di tahap awal.

Beban yang dapat diangkut drone tersebut mencapai 1,2 ton dengan jarak tempuh sampai 1.200 kilometer di ketinggian 5.000 meter.

“Adapun saat ini kami terus melaksanakan koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder terkait kajian regulasi hingga tatalaksana operasional teknologi tersebut dapat berjalan lancar," jelas Iqbal.

Prabowo Subianto Bisa Berkomunikasi dengan Hewan, Penjelasan Ahli Caranya Mudah Kok

Sore Ini Kaisar Jepang Turun Tahta, Berakhirnya Era Heisei

Ada 30 Ribu Buruh Bekasi Ikut Aksi May Day di Jakarta

Kasus Penggusuran Oleh Ahok, Pengadilan Tinggi DKI Menolak Gugatan Azas Tigor

UPDATE Real Count Pilpres 2019 KPU Pukul 15.30, Daftar Wilayah Jokowi Hanya Raih Dibawah 10 Suara

CATAT! 4 Mei 2019 Menteri Susi Tenggelamkan 51 Kapal, Terbanyak Kapal Vietnam

Rafael Sm*sh Olahraga di Pusat Kebugaran Setiap Hari Demi Punya Perut Sixpack

Miljan Radovic Akan Berlakukan Jadwal Latihan Malam di Bulan Ramadan untuk Skuat Persib Bandung

Sementara proses uji coba drone mulai dari kelayakan bandara, landasan, navigasi, meteorologi, kendali lalu lintas, dan aspek terkait direncanakan mulai dilakukan uji coba pada September 2019.

"Perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia yang tumbuh pesat dengan proyeksi kenaikan hingga 31% di tahun ini, membuat kami optimistis inovasi drone yang kami hadirkan mampu menunjang akselerasi pertumbuhan perekonomian di Indonesia," ungkap Iqbal.

Simak video jenis drone yang akan digunakan Garuda Indonesia : 

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved