Pilpres 2019

Besok PA 212 Gelar Ijtima Ulama Jilid Tiga, 1.500 Ulama dan Tokoh Bakal Bahas Dugaan Pemilu Curang

KETUA Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, bakal ada 1.500 ulama dan tokoh yang akan hadir dalam Ijtima Ulama dan Tokoh III.

Besok PA 212 Gelar Ijtima Ulama Jilid Tiga, 1.500 Ulama dan Tokoh Bakal Bahas Dugaan Pemilu Curang
TRIBUNNEWS/REZA DENI
KETUA Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif 

KETUA Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, bakal ada 1.500 ulama dan tokoh yang akan hadir dalam Ijtima Ulama dan Tokoh III.

Ijtima Ulama jilid tiga akan digelar di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) besok.

Slamet Maarif yang memegang jabatan Organizing Committee (OC) Ijtima Ulama dan Tokoh III mengatakan, undangan sudah disebar sejak Senin (29/4/2019) kemarin.

Anies Baswedan Tegaskan Rumah NJOP di Bawah Rp 1 Miliar Tetap Bebas Pajak

“Insyaallah tak jauh beda dengan Ijtima Ulama I dan II yang pesertanya berjumlah sekitar 1.500 orang. Undangannya baru hari ini kami sebar, sehingga kami belum bisa konfirmasi siapa saja yang akan hadir,” ungkap Slamet Maarif dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Slamet Maarif mengatakan, pihak panitia berharap lebih dari perwakilan 27 provinsi di seluruh Indonesia bisa hadir dalam acara tersebut.

“Dari Banten katanya siap hadir 80 orang, kemudian dari Aceh ada 10 orang yang akan hadir,” jelasnya.

Farhat Abbas Bakal Polisikan Prabowo-Sandi karena Klaim Menang Pilpres 2019

Yusuf Muhammad, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama sekaligus ketua panitia menjelaskan, pelaksanaan Ijtima Ulama dan Tokoh III adalah sebuah keniscayaan.

“Sebagai pelaksana Ijtima Ulama I dan II, dengan melihat kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif, maka Ijtima Ulama dan Tokoh III adalah sebuah keniscayaan sebagai pengawalan kepada rekomendasi Ijtima Ulama sebelumnya,” beber Yusuf Martak.

Yusuf Martak juga menjelaskan dalam Ijtima Ulama dan Tokoh III, akan ada pemaparan berbagai kecurangan yang ditemukan oleh BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dirut PLN Sofyan Basir Ada di Prancis Saat Jadi Tersangka, Kuasa Hukumnya Belum Bisa Berkomunikasi

“Kenapa yang hadir BPN? Karena Ijtima Ulama sebelumnya telah merekomendasikan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Itu adalah bentuk pengawalan juga terhadap rekomendasi ijtima ulama sebelumnya,” terangnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved