MRT Jakarta

Selama Bulan Ramadhan Penumpang Diizinkan Makan dan Minum Saat Berbuka Puasa di dalam MRT

Kita izinkan untuk berbuka puasa di dalam MRT pada saat bulan puasa nanti. Yang tadinya tidak boleh makan di dalam kita perbolehkan

Selama Bulan Ramadhan Penumpang Diizinkan Makan dan Minum Saat Berbuka Puasa di dalam MRT
Wartakotalive/M20
Suasana di MRT Jakarta setelah ditetapkan berbayar, Senin (1/4/2019) 

Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi mengatakan, selama bulan Ramadhan, penumpang MRT boleh makan dan minum di dalam stasiun maupun kereta saat berbuka puasa.

"Kita izinkan untuk berbuka puasa di dalam MRT pada saat bulan puasa nanti. Yang tadinya tidak boleh makan di dalam kita perbolehkan," ujar Effendi di Hotel Neo, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Effendi juga memberi catatan kepada para pengguna MRT untuk tidak membuang sampah sembarang.

Wahai Warga Tangsel, MRT Akan Diperpanjang Sampai ke Pondok Cabe, Pamulang, dan Kota Tangerang

Peringatan Hari Kartini, Polwan Polrestro Jakarta Selatan Naik MRT Kenakan Baju Adat

Disamping itu, PT MRT Jakarta memberikan pelayanan berupa informasi masjid terdekat di setiap stasiun. Nantinya, pengguna MRT akan diinfokan masjid terdekat menjelang waktu berbuka puasa.

"30 menit sebelum berbuka akan ada informasi kepada pengguna MRT bagi ingin shalawat di sekitar MRT untuk dipersilakan," kata dia.

"Jadi yang ingin shalat dan berbuka di masjid bisa mengetahui informasi masjid terdekat," ucap Effendi. 

Pelayanan khusus ini akan diberlakukan dari 6 April hingga 16 Juni 2019 di semua stasiun MRT.

Sementara itu Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, nantinya kereta MRT akan menjemput penumpang setiap lima menit.

Caleg Peraih Suara Terbanyak di Kabupaten Sumedang Ternyata Masih Mahasiswa. Ini Kiat Suksesnya

Kebijakan itu akan berlaku pada jam sibuk. "Peak hours kami akan berlakukan headway lima menit . Kalau di jam pagi yaitu dari jam 07.00-09.00 dan sore hari jam pulang kantor, dari pukul 17.00 sampai 19.00 malam," ujar William di Hotel Neo, Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2019).

Pihaknya akan menambah operasional, dari delapan kereta menjadi 16 kereta.

"Semula kita punya delapan kereta dan satu kereta cadangan. Sekarang kita akan tambah jadi 16 kereta dengan dua cadangan," katanya.

Kebijakan ini akan diberlakukan mulai 2 Mei 2019.

Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transportation (MRT)
Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transportation (MRT) (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Menurut dia, kebijakan ini sekaligus untuk memenuhi kebutuhan penumpang. Sebab, menurut dia, warga memilih MRT karena tarif murah dan dinilai tepat waktu.

"Mereka (warga) memilih transportasi MRT karena diakui cepat dan tepat waktu. Maka kita akan tambah armada dan percepat penjemputan untuk kepuasan pengguna," ujar William.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "MRT Izinkan Penumpang Makan dan Minum Saat Berbuka Puasa ", 

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved