Banjir Depok

Rapat Mediasi Warga Limo yang Keluhkan Proyek Tol Desari Biang Banjir Tanpa Hasil, Warga Kecewa

Selama ini wilayah mereka terkena banjir karena selama proyek pembangunan aliran Kali Grogol yang tertimbun tanah belum dinormalisasi.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Suasana proyek Tol Desari yang dikeluhkan warga sebagai penyebab banjir. 

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM -- Warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, telah berulangkali mengeluhkan proyek pembangunan jalan tol Depok-Antasari (Desari) karena menyebabkan banjir akibat aliran Kali Grogol tersumbat.

Senin (29/4/2019) siang, rapat mediasi mempertemukan warga dengan PT Girder Indonesia (GI) sebagai sub kontraktor PT Citra Waspphutowa yang mengerjakan Tol Desari tahap II di kelurahan Grogol dan kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.

Namun, pertemuan yang digelar di kantor PT GI di Rangkapan Jaya, berakhir buntu karena warga tidak diberi kepastian kapan normalisasi kali Grogol, yang tersumbat pembangunan proyek, selesai dikerjakan.

Karena mediasi berujung deadlock, warga yang diundangpun merasa kecewa.

Selama ini wilayah mereka terkena banjir karena selama proyek pembangunan aliran Kali Grogol yang tertimbun tanah belum dinormalisasi.

"Kami tidak puas, karena belum ada kepastian," ujar Ketua RT 04/06 Kelurahan Grogol, Hari Sakti, seusai mediasi yang disaksikan personel TNI-Polri itu.

Sementara itu, Ketua RT 05/01, Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Antoro Mulyo mengatakan dirinya akan terus meminta kepada kontraktor untuk segera memperbaiki saluran air yang terputus akibat pembangunan Tol Desari.

"Kami akan meminta agar kontraktor segera memperbaiki aliran air yang terputus akibat pembangunan Tol Desari tahap II,”l" kata Antoro.

Menurutnya, PT GI harus bertanggung jawab terkait permasalahan yang ada di lapangan, karena berdampak langsung pada masyarakat.

Sementara itu, Konsultan Pengawas, pembangunan Jalan Tol Desari tahap II, Teguh Wiyono mengatakan, pihak kontraktor sebenarnya sudah merancang pembangunan gorong-gorong yang akan menghubungkan kali Grogol.

"Konsep awal memang akan dibangun gorong-gorong di aliran kali Grogol," kata Teguh.

Menurutnya terdapat dua aliran kali grogol yang membelah proyek pembangunan Tol Desari.

Saat pembangunan pihak PT GI mengaku memang sengaja menutup aliran Kali Grogol yang melintas di Kavling UPN, untuk dialihkan ke aliran kali yang lebih kecil.

Dia mengaku hanya memasang tiga pipa RCP, sebagai penghubung aliran kali Grogol, agar bisa dilintasi alat berat di lapangan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved