Media Sosial

Kenalan Pria di Facebook, HP Milik Wanita Ini Justru Raib di Gondol Pelaku

Nasib naas dialami oleh Rena Gustiani. Rena menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pria yang baru saja dikenalnya melalui Facebook.

Kenalan Pria di Facebook, HP Milik Wanita Ini Justru Raib di Gondol Pelaku
Surya Malang
Ilustrasi Facebook Mobile. Melalui postingan di akun Facebook, oknum pilot Garuda, OGT, menilai bom Surabaya merupakan rekayasa dan ada aktor lain di balik para pelaku yang telah diungkap pihak kepolisian. 

Nasib naas dialami oleh Rena Gustiani (18). Rena menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pria yang baru saja dikenalnya melalui jejaring sosial media Facebook.

PERISTIWA itu terjadi berawal saat AS (35), pria yang baru dikenal Rena, menawarkan sebuah lowongan pekerjaan untuk korban.

Merasa sedang butuh pekerjaan, Rena pun akhirnya memutuskan untuk melakukan pertemuan.

"Kemudian korban bertemu dengan pelaku pada Senin 8 April 2019 sekira jam 19.00 wib di depan Sekolah TK Budi Jalan Jembatan Besi II Rt.05/03 Tambora Jakarta Barat," kata Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh, Senin (29/4/2019).

Setelah disepakati melakukan pertemuan, keduanya pun akhirnya berbincang-bincang masalah pekerjaan yang akan ditawarkan oleh AS.

Terungkap! Lubang Raksasa di Sukabumi yang Bikin Warga Ketakutan Akibat Aktivitas Ini

VIDEO: Detik-detik Kapal Vietnam Tabrak Kapal Indonesia di Natuna, Anggota TNI Teriakkan Makian

Ini Kata Mulan Jameela Tanggapi Kabar Dirinya Lolos ke Senayan

Merasa sudah akrab, AS meminta HP korban dengan alasan untuk back up data.

"Saat ketemu handphone korban diminta oleh pelaku dengan alasan akan memback up data dan disuruh untuk menunggu kurang lebih 40 menit," ujarnya.

Ketika Rena menunggu sekitar dua jam, AS ternyata tak kunjung datang menemui Rena dan memberikan Handphone Rena.

Sontak hal itu membuat Rena panik dan berupaya mencari AS.

Merasa tertipu, Rena pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tambora.

Selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap AS.

"Saat kejadian korban sudah menghubungi pelaku namun tak ada jawaban," katanya.

Setelah dilakukan penelusuran dan pengejaran, akhirnya pada Jumat 26 April 2019 saksi yang juga korban, bersama Polisi berusaha memancing pelaku untuk bertemu di lokasi sekitar jembatan besi.

"Sesaat Pelaku datang akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditangkap oleh anggota buser Reskrim Polsek Tambora dan saksi berikut barang bukti milik pelapor/korban yang berhasil disita dari pelaku," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved