Dana Rp 10 Miliar Telah Diselewengkan Bawahannya, Menpora Imam Nahrawi Bilang "Saya Tidak Tahu"

Kementerian hanya berharap anggaran yang diberikan berdampak pada prestasi atlet dalam ajang Asian Games.

Dana Rp 10 Miliar Telah Diselewengkan Bawahannya, Menpora Imam Nahrawi Bilang
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2019). 

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku tidak tahu bahwa ada dana Rp 10 miliar untuk Asian Games yang disalahgunakan oleh bawahannya dan pejabat Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI).

Hal itu dikatakan Imam saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/4/2019).

Imam bersaksi untuk terdakwa Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy. "Saya tidak tahu," kata Imam kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

4 Fakta Langkah Sekjen KONI, dari Kasus Korupsi Auditor BPK hingga OTT Kemenpora

KPK Panggil Dua Pejabat Kemenpora Terkait Kasus Dana Hibah ke KONI

Selama Bulan Ramadhan Penumpang Diizinkan Makan dan Minum Saat Berbuka Puasa di dalam MRT

Menurut Imam, Kemenpora sudah menjalankan tugas dengan mendistribusikan dana kepada KONI.

Imam mengatakan, Kementerian hanya berharap anggaran yang diberikan berdampak pada prestasi atlet dalam ajang Asian Games.

Dalam persidangan, jaksa menanyakan soal keterangan saksi-saksi sebelumnya bahwa KONI pernah mendapat pencairan dana hibah sebesar Rp 30 miliar.

Dana tersebut untuk pengawasan peningkatan prestasi atlet pada Asian Games dan Asian Paragames.

Pesta kembang api menyemarakan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9) malam.
Pesta kembang api menyemarakan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9) malam. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Namun, dalam persidangan terungkap bahwa dari anggaran Rp 30 miliar itu, sebesar Rp 10 miliar digunakan tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB) yang diajukan KONI pada saat pengajuan proposal.

Uang Rp 10 miliar malah digunakan untuk memberikan fee atau cash back kepada sejumlah pejabat di Kemenpora.

Imam mengatakan, dia dan kementerian hanya melakukan pengawasan terkait peningkatan prestasi atlet.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved