Pemilu 2019

Ratusan Nyawa Meninggal saat Kawal Pemilu 2019, Polres Tangsel Gelar Doa Bersama

Ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan aparat kepolisian meninggal saat mengawal pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Ratusan Nyawa Meninggal saat Kawal Pemilu 2019, Polres Tangsel Gelar Doa Bersama
Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Sejumlah aparat Kepolisian melaksanakan salat gaib untuk petugas KPPS dan aparat yang gugur saat mengawal pemilu di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan aparat kepolisian meninggal saat mengawal pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Untuk mendoakan para petugas yang gugur itu, Polres Tangerang Selatan menggelar salat ghaib dan doa bersama di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Jumat (26/4/2019).

"Kegiatan doa bersama dan salat ghaib yang dilaksanakan Polres Tangerang Selatan tentunya bertujuan sebagai simpati dan empati rekan-rekan kita seluruh Indonesia atas gugurnya pahlawan demokrasi," ungkap Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Arman.

Doa bersama dan salat ghaib itu diikuti ratusan jajaran kepolisian di resor Tangerang Selatan.

Sampai Kamis (25/4/2019), setidaknya 225 petugas KPPS dan belasan anggota kepolisian meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat mengawal Pemilu 2019.

Kompol Arman berpesan kepada seluruh aparat untuk terus menjaga kondisi kesehatan apalagi saat ini Pemilu 2019 sudah sampai tahap rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

"Dalam rangkaian pemilu rekapitulasi tingkat PPK sampai tingkat nasional untuk menjaga kesehatan," ucapnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved