Hari Buruh Sedunia

May Day, Sebanyak 20.000 Buruh Bakal Kepung Istana Merdeka

"Untuk di Jakarta sebanyak sekitar 20 Ribu buruh dari Jabodetabek akan menggelar aksi. Kami akan berkumpul di Bunderan HI dan long march sampai.."

May Day, Sebanyak 20.000 Buruh Bakal Kepung Istana Merdeka
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Nining Elitos, akivis buruh yang diundang bertemu Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Jumat (26/4) malam. 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Sebanyak 20.000 buruh dari Jabodetabek yang tergabung dalam sejumlah organisasi dan serikat buruh dipastikan akan turun ke jalan dan mengepung Istana Merdeka, dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia, pada 1 Mei 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan Nining Elitos salah satu perwakilan organisasi buruh usai bertemu dengan Kepala Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono dan jajarannya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/4/2019) malam.

Menurut Nining peringatan May Day tahun 2019 ini pihaknya mengambil tema Gebrak yakni Gerakan Buruh untuk Rakyat.

Nining Elitos, akivis buruh yang diundang bertemu Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Jumat (26/4) malam.
Nining Elitos, akivis buruh yang diundang bertemu Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Jumat (26/4) malam. (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

"Sebab tuntutan kami di May Day ini pada dasarnya juga adalah tuntuan rakyat," kata Nining.

Ia mengatakan peringatan May Day pada 1 Mei 2019 mendatang digelar di seluruh kota dan wilayah Indonesia dengan aksi turun ke jalan.

"Untuk di Jakarta sebanyak sekitar 20 Ribu buruh dari Jabodetabek akan menggelar aksi. Kami akan berkumpul di Bunderan HI dan long march sampai ke depan Istana dan menggelar orasi di sana," papar Nining.

Ia menjamin para buruh akan menggelar aksi dengan tertib.

"Apalagi tadi bapak Kapolda sudah sampaikan bahwa aksi kami akan dikawal dengan baik. Kami sudah meminta juga agar dalam pengawalan, tidak ada tindakan represif kepada kami," kata Nining

Ia menegaskan tuntutan buruh dalam aksi May Day 2019 ini, ada 10 poin utama, yang mereka beri nama Sepultura atau sepuluh tuntutan rakyat.

Nining Elitos, akivis buruh yang diundang bertemu Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Jumat (26/4) malam.
Nining Elitos, akivis buruh yang diundang bertemu Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Jumat (26/4) malam. (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Yakni:
1. Hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing
2. Tolak politik Upah Murah dan berlakukan upah layak nasional
3. Tolak PHK, union busting dan kriminalisasi aktivis buruh
4. Laksanakan hak buruh perempuan, dan lindungi buruh migran
5. Tangkap Adili dan penjarakan pengusaha nakal
6. Turunkan harga BBM dan kebutuhan pokok rakyat
7. Berlakukan jaminan sosial dan bukan asuransi sosial
8. Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat
9. Tolak privatisasi dan bangun industri nasional untuk Kesejahteraaan rakyat
10. Tanah dan air untuk kesejahteraan rakyat

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved