Penerapan ETLE

Lengkapi Fitur Baru Kamera ETLE, Ditlantas Polda Metro Jaya Studi Banding ke China

"Jika sebelumnya hanya bisa merekam pelanggaran lalu lintas berupa menerobos lampu merah dan pelanggaran marka jalan saja, saat ini bentuk pelanggaran

Lengkapi Fitur Baru Kamera ETLE, Ditlantas Polda Metro Jaya Studi Banding ke China
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, Kamis (25/4/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Sebanyak 10 kamera pemantau tambahan dalam program sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, guna merekam dan mencatat pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara telah dipasang Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (25/4/2019).

Sebelumnya sejak Oktober 2018 lalu Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan uji coba dengan memasang 2 kamera pemantu ETLE yakni di perempatan Sarinah, Jakarta Pusat, dan di sekitar Patung Kuda atau di persimpangan antara Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Ini berarti sampai saat ini sudah 12 kamera pemantau yang terpasang di ruas jalan utama Jakarta.

Ke 10 kamera pemantau tambahan dipasang di persimpangan jalan mulai dari Jalan Gadjah Mada sampai Jalan MH Thamrin, dan di persimpangan jalan di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Sudirman.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan kamera pemantau ETLE yang dipasang pihaknya kini memiliki teknologi yang lebih canggih dibanding sebelumnya dengan penambahan fitur baru.

"Beberapa waktu lalu beberapa perwira kita pergi ke China untuk melakukan studi banding. Di sana mendapatkan beberapa kamera dengan tipe dan fitur baru ini," katanya kepada Warta Kota, Jumat (26/4/2019).

Dimana kamera dapat merekam berbagai jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara dibanding sebelumnya.

"Jika sebelumnya hanya bisa merekam pelanggaran lalu lintas berupa menerobos lampu merah dan pelanggaran marka jalan saja, saat ini bentuk pelanggaran lalin juga bisa terdata dan terekam secara otomatis," kata Yusuf.

Yakni katanya pelanggaran menerobos lampu merah, pelanggaran ganjil-genap, pelanggaran marka jalan, pelanggaran batas kecepatan, tidak mengenakan sabuk keselamatan serta pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara dan pelanggaran merokok saat berkendara.

"Fitur baru ini ada yang namanya check point, dimana bisa melihat pengendara dan penumpang yang ada di dalam mobil. Apakah memakai save belt atau tidak, menggunakan HP atau tidak, semuanya itu kelihatan," kata Yusuf.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved