KPK Pertimbangkan Periksa Romy di RS Polri, Kini Masih Dirawat dan Dikawal Ketat Petugas KPK

Menurut Febri Diansyah, Romy itu masih dibantarkan di RS Polri dan dijaga oleh tim KPK.

KPK Pertimbangkan Periksa Romy di RS Polri, Kini Masih Dirawat dan Dikawal Ketat Petugas KPK
Antara Foto/Indrianto Eko Suwars
Ketum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). Kini dia masih dirawat di RS Polri. 

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, KPK tak menutup kemungkinan untuk memeriksa mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Rumah Sakit Polri.

Romy, panggilan akrab Romahurmuziy, merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur.

KPK membantarkan penahanan Romahurmuziy di RS Polri karena ia sakit dan membutuhkan perawatan intensif.

Pihak RS Polri Belum Bisa Pastikan Kapan Romy Pulang Usai Dirawat

Romy Mengeluh Sulit Tidur Memikirkan Kasusnya, KPK Batal Melakukan Pemeriksaan Perdana

Ogah Kompromi, PPP Optimistis Masuk Empat Besar Pemilu 2019

"Kalau ada kebutuhan dari penyidik untuk memeriksa tersangka, bisa saja dilakukan pemeriksaan di rumah sakit atau di tempat lain, misalnya,"kata Febri, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (25/4/2019) malam.

"Kalau sudah kembali ke rutan, ya, bisa dipanggil untuk hadir di sini (Gedung KPK). Secara teknis dan hukum acara itu memungkinkan," imbuhnya.

Menurut Febri, Romy itu masih dibantarkan di RS Polri dan dijaga oleh tim KPK.

"KPK menugaskan pengawalan tahanan di sana untuk melihat kondisi yang ada dan juga hasil pemeriksaan dokter nanti yang akan menentukan apakah RMY (Romahurmuziy) ini masih perlu rawat inap atau tidak," papar dia.

Menurut dia, apabila Romy dinyatakan tidak perlu rawat inap berdasarkan rekomendasi dan pemeriksaan dokter di RS Polri, Romy akan dibawa kembali ke Rutan KPK.

Febri menjelaskan, kondisi Romy sudah membaik. KPK berharap dalam waktu yang tak lama, status pembantaran Romy bisa dicabut sehingga bisa dibawa kembali ke KPK.

Dalam kasus ini, Romy diduga menerima uang dengan total Rp 300 juta dari dua pejabat Kemenag di Jawa Timur.

LIVE Streaming RCTI! Bali United Vs Persija Jakarta Sore Ini, Bambang Pamungkas Main?

Mereka adalah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya agar lolos dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur.

Romy dianggap bisa memuluskan mereka ikut seleksi karena ia dinilai mampu bekerja sama dengan pihak tertentu di Kemenag.

Pada waktu itu, Haris melamar posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Sementara itu, Muafaq melamar posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Tak Tutup Kemungkinan Romahurmuziy Diperiksa di RS Polri ", 

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved