Film Baru
Avenger: Endgame Sulit Ditandingi, Ada 1.650 dari 1.750 Layar Bioskop di Indonesia Memutar Avengers
Film 'Avengers: Endgame' tidak terbendung sejak diputar di bioskop, Rabu lalu. Sebanyak 1.650 layar memutar Avengers, dan 100 layar lain diperebutkan.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Film Avengers: Endgame begitu dominan saat diputar di bioskop seluruh Indonesia.
Hampir di semua bioskop Tanah Air, saat ini memutar sekuel Avengers: Infinity War (2018) itu.
Di Bioskop XXI Mal Botani Square, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, misalnya, enam studio didalam bioskop tersebut memutar Avengers: Endgame.
Dibalik kehebohan Avengers: Endgame di bioskop tersebut, hanya ada satu film impor lain yang diputar.
Selain Avengers: Endgame, Bioskop XXI Mal Botani Square juga memutar film horor garapan Hollyowood berjudul The Curse of Weeping Woman.
Namun pemutaran film The Curse of Weeping Woman pun sering diselingi Avengers: Endgame.
Asep Sunandar, Manajer Bioskop XXI Mal Botani Square, mengatakan, lima studio bioskop sepenuhnya memutarkan film garapan Russo Brothers bersama Marvel Studio tentang para superhero tersebut.
Sementara satu studio sisanya, memutar Avengers: Endgame diselingi The Curse of Weeping Woman.
"Di satu studio itu, ada empat show (pemutaran film). Dua show untuk Avengers, dan dua show lainnya untuk The Curse of Weeping Woman," kata Asep Sunandar.
• Film Avengers: Endgame Cetak Rekor, Hari Pertama Mendapatkan Pemasukan Rp 2,4 Triliun
Sedangkan lima studio lainnya, seluruhnya hanya untuk memutarkan Avengers: Endgame saja.
"Seluruh studio sudah full sampai 30 April besok. Banyak penonton ingin melihat kelanjutan film Avengers setelah Infinity War," jelas Asep Sunandar.
Yan Widjaya, pengamat film, mengatakan, dari 1.750 layar bioskop di seluruh Indonesia, sebanyak 100 layar dipakai 'berebutan' untuk memutar lima film lokal dan 1 film impor diluar Avengers: Endgame.
Lima film lokal itu adalah, Rumput Tetangga, dua film horor Sunyi dan Pocong, serta Ave Maryam dan Kucumbu Tubuh Indahku.
Dan, satu film impor lainnya yang 'melawan' Avengers hanyalah The Curse of Weeping Woman.
Saat ini, sebanyak 1.650 layar bioskop Indonesia, hanya dipakai untuk memutarkan Avengers: Endgame.
"Ada banyak sekali peminat film Avengers. Makanya pengelola bioskop memberikan bangak layar untuk Avengers," kata Yan Widjaya.
Dominasi pemakaian layar bioskop Indonesia untuk Avengers: Endgame seakan sulit ditandingi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/avengers120.jpg)