Banten

Polisi Nilai Enam Kurir Pembawa Mata Uang Asing Senilai Rp 90 Miliar Tidak Kooperatif

Polda Metro Jaya menilai 6 orang kurir pembawa mata uang asing senilai Rp 90 Miliar dari luar negeri yang sempat diamankan polisi di Bandara Soekarno

Polisi Nilai Enam Kurir Pembawa Mata Uang Asing Senilai Rp 90 Miliar Tidak Kooperatif
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/4/2019). 

Polda Metro Jaya menilai 6 orang kurir pembawa mata uang asing senilai Rp 90 Miliar dari luar negeri yang sempat diamankan polisi di Bandara Soekarno Hatta, tidak kooperatif.

SEBAB, para kurir yang mengaku dari PT Solusi Mega Artha itu enggan membeberkan dari mana ia mendapatkan mata uang asing itu dari luar negeri.

"Masih dalam lidik kasusnya. Mereka belum mau ngomong dari pihak mana di luar negeri mereka mendapatkan uang asing itu. Hanya bilang dari luar negeri itu saja. Jadi iya, tidak kooperatif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/4/2019).

Argo menjelaskan, polisi telah memulangkan enam kurir tersebut Minggu (14/4/2019) setelah sempat diamankan petugas sejak Jumat (12/4/2019) malam di Bandara Soekarno-Hatta.

Mereka diketahui membawa mata uang asing dalam bentuk kertas, atau uang kertas asing (UKA) senilai sekitar Rp 90 Miliar.

UPDATE REAL COUNT Form C1 32 %: Prabowo-Sandi Kembali Rebut 1 Provinsi, Selisih Suara 5,6 Juta

Bachtiar Nasir Sebut Quick Count Mengandung Sihir Sains Lalu Ajak Pendukung Prabowo Usir Penjajah

Pablo Benua Komentari Tinta di Jari Prabowo Subianto Usai Mencoblos di TPS

"Mereka sudah dipulangkan. Tapi kasusnya masih coba terus dilidik petugas, untuk dipastikan ada tidaknya tindak pidananya," kata Argo.

Argo mengatakan, dipulangkannya keenam orang itu karena atas perbuatan mereka belum ditemukan sanksi hukuman pidana yang bisa dijerat ke mereka.

Sampai saat ini, katanya, ancaman sanksinya hanya berupa denda sesuai peraturan Bank Indonesia yakni sebesar 10 persen dari mata uang asing yang dibawa.

Seperti diberitakan, polisi bersama aparat Bea dan Cukai menangkap enam kurir PT Solusi Mega Artha, yang membawa mata uang asing dalam bentuk kertas atau uang kertas asing (UKA) senilai sekitar Rp 90 Miliar di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (12/4/2019) malam.

Saat diamankan mereka mengaku sebagai pegawai perusahaan jasa penukar uang asing atau money changer.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved