Ledakan Bom di Sri Lanka

Kisah Korban Tewas Bom Sri Lanka, dari 3 Anak Miliarder, Chef Terkenal, hingga Keluarga Pengebom

Di antara para korban tewas terdapat chef selebriti yang kerap muncul di televisi, pengantin baru yang sedang bulan madu, dan anak seorang miliarder

Kisah Korban Tewas Bom Sri Lanka, dari 3 Anak Miliarder, Chef Terkenal, hingga Keluarga Pengebom
facebook/nisanga.mayadunne
Ini foto yang diunggah Nisanga Mayadunne di akun Faceboook-nya dengan status 'Easter breakfast with family' beberapa saat sebelum bom meledak, Minggu (21/4/2019) pagi. Ia dan ibunya, Shantha Mayadunne, tewas dalam peristiwa itu. Shantha merupakan chef terkenal Sri Lanka yang mempunyai program siaran langsung di televisi. 

Chef selebriti Nisanga Mayadunne menggunggah foto di Facebook pada Minggu (21/4/2019) pagi sebelum terjadinya ledakan. Beberapa saat kemudian, ia dan ibunya, Shantha Mayadunne, tewas dalam insiden serangan bom bunuh diri.

KORBAN tewas bom Sri Lanka sudah mencapai sedikitnya 359 orang dan lebih dari 500 orang luka-lua.

Rentetan bom Sri Lanka itu terjadi ketika umat menghadiri perayaan Misa Paskah di tiga gereja, sementara para tamu di tiga hotel sedang mengantre sarapan.

Di antara para korban tewas itu terdapat chef selebriti yang kerap muncul di televisi, pengantin baru yang sedang bulan madu, dan anak seorang miliarder pemilik ritel pakaian Denmark.

Bahkan, keluarga pengebom juga dikabarkan ikut tewas dalam tragedi tersebut.

Korban Tewas Bom Sri Lanka Capai 359 Orang, Polisi Terus Buru Orang-orang yang Diduga Terlibat

Selamat dari Ledakan Bom Sri Lanka, Dilip: Pengebom Itu Memegang Kepala Cucu Saya dan Ia Amat Tenang

KONDISI bagian dalam gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka usai diguncang bom bunuh diri pada Minggu (21/4/2019).
KONDISI bagian dalam gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka usai diguncang bom bunuh diri pada Minggu (21/4/2019). (AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com)
SEJUMLAH warga Sri Lanka berdoa di luar gereja St Anthony di Kolombo, Senin (22/4/2019), sehari setelah tempat ibadah umat Katolik itu diguncang serangan bom.
SEJUMLAH warga Sri Lanka berdoa di luar gereja St Anthony di Kolombo, Senin (22/4/2019), sehari setelah tempat ibadah umat Katolik itu diguncang serangan bom. (AFP/Mohd Rasfan via Kompas.com)

Berikut ini kisah mereka seperti diwartakan kantor berita AFP dan Sky News:

Tiga Anak Sang Miliarder

Miliarder pemilik perusahaan ritel pakaian Denmark, Anders Holch Povlsen, kehilangan tiga dari empat anaknya dalam serangan bom bunuh diri di Sri Lanka tersebut.

Selama ini, seperti dikutip Wartakotalive.com dari Kompas.com, dia dikenal sebagai pengusaha yang tertutup dan menjaga privasi keluarganya selama bertahun-tahun.

Bersama dengan istri dan anak-anaknya yang terdiri dari seorang bocah laki-laki dan perempuan berusia 5-15 tahun, dia sedang berlibur di Sri Lanka.

Laporan media Denmark menyebutkan, anak-anaknya termasuk di antara korban tewas dalam ledakan di hotel Shangri-La, Kolombo.

Terungkap, Ancaman Awal Rentetan Bom Sri Lanka Berasal dari Seorang Tersangka ISIS di India

9 Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka, Anak Pedagang Kaya hingga Bantahan Indonesia dan Klaim ISIS

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved