Ledakan Bom di Sri Lanka

BREAKING NEWS: Lagi, Ledakan Terjadi di Sri Lanka, Juru Bicara Kepolisian: Tidak Ada Korban Jiwa

Ledakan terjadi lagi di Sri Lanka, Kamis (25/4/2019), beberapa hari setelah serangkaian serangan bom yang menewaskan 359 orang pada Minggu Paskah lalu

BREAKING NEWS: Lagi, Ledakan Terjadi di Sri Lanka, Juru Bicara Kepolisian: Tidak Ada Korban Jiwa
national.janamtv.com
KONDISI dan situasi salah satu gereja di Sri Lanka pascaledakan bom pada Minggu Paskah (21/4/2019). Tiga gereja dan tiga hotel mendapat serangan bom bunuh diri yang menewaskan total 359 orang. 

Ilham merupakan salah satu pelaku bom bunuh diri yang melakukan aksinya di Hotel Shangri-La.

Dia disebut sudah ikut kegiatan yang diadakan National Thowheeth Jamaath (NJT).

NJT merupakan kelompok ekstremis lokal yang dituduh bertanggung jawab atas serangan di delapan tempat di Sri Lanka yang menewaskan 359 orang.

Selamat dari Ledakan Bom Sri Lanka, Dilip: Pengebom Itu Memegang Kepala Cucu Saya dan Ia Amat Tenang

National Thowheed Jamaath Disebut di Balik Ledakan Bom yang Tewaskan Hampir 300 Orang, Siapa Mereka?

Satuan Tugas Pasukan Sri Lanka ketika menyerbu rumah salah satu pelaku ledakan bom Sri Lanka yang terjadi Minggu (21/4/2019).
Satuan Tugas Pasukan Sri Lanka ketika menyerbu rumah salah satu pelaku ledakan bom Sri Lanka yang terjadi Minggu (21/4/2019). (AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com)
Sejumlah mobil ambulans berada di luar gereja pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 207 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut.
Sejumlah mobil ambulans berada di luar gereja pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 207 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut. (AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com)

Sumber itu mengungkapkan sejak berada dalam pengaruh adiknya, Inshaf menjadi radikal dan mulai mempertanyakan para pekerjanya tentang cara berpakaian mereka.

"Baru-baru ini dia menjadi sangat dekat dengan Ilham dan menjadi sangat religius," ucap si sumber.

"Begitu dia intens dengan adiknya, dia berubah," lanjutnya.

Ilham disebut-sebut pernah menjadi direktur di perusahaan ayahnya. Namun, setelah itu dia memutuskan tinggal di rumah.

"Ilham adalah orang yang mencuci otak Inshaf," tutur sumber.

Ini foto yang diunggah Nisanga Mayadunne di akun Faceboook-nya dengan status 'Easter breakfast with family' beberapa saat sebelum bom meledak, Minggu (21/4/2019) pagi. Ia dan ibunya, Shantha Mayadunne, tewas dalam peristiwa itu. Shantha merupakan chef terkenal Sri Lanka yang mempunyai program siaran langsung di televisi.
Ini foto yang diunggah Nisanga Mayadunne di akun Faceboook-nya dengan status 'Easter breakfast with family' beberapa saat sebelum bom meledak, Minggu (21/4/2019) pagi. Ia dan ibunya, Shantha Mayadunne, tewas dalam peristiwa itu. Shantha merupakan chef terkenal Sri Lanka yang mempunyai program siaran langsung di televisi. (facebook/nisanga.mayadunne)
PERSONIL polisi berada di lokasi ledakan di sebuah area di Shangri-La Hotel, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Setidaknya 207 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat ledakan bom di tiga hotel dan tiga gereja di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah.
PERSONIL polisi berada di lokasi ledakan di sebuah area di Shangri-La Hotel, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Setidaknya 207 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat ledakan bom di tiga hotel dan tiga gereja di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah. (AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com)

Pesan pelaku kepada istrinya

Saat kejadian, Inshaf dilaporkan memberi tahu istrinya bahwa dia ada keperluan bisnis di Zambia pada Jumat (19/4/2019), dan dia juga berkata kepada si istri supaya "kuat".

Aksi yang dilakukan Inshaf begitu mengejutkan para pekerjanya.

"Tidak seperti bos lain, dia sangat baik. Saya senang bisa bekerja dengannya," kata Sarowar kepada Reuters.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ledakan Kembali Terjadi di Sri Lanka, Tidak Ada Korban Jiwa", dan "Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka Sempat Gugup Sebelum Melakukan Aksinya"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved