Pornografi

Tembak Mati Suami Gara-gara Langganan Saluran Porno di Televisi, Wanita Ini Mengaku Tak Bersalah

Frank ditemukan polisi dengan luka tembak pada kaki dan kepalanya. Polisi juga menemukan tagihan televisi berlangganan di lantai ruang tamu mereka.

Tembak Mati Suami Gara-gara Langganan Saluran Porno di Televisi, Wanita Ini Mengaku Tak Bersalah
Shutterstock
ILUSTRASI Menonton televisi 

Patricia mengaku tidak bersalah dalam kasus ini. Melalui pengacaranya, dia mengklaim pornografi merupakan penghinaan secara pribadi bagi dirinya dan Tuhan.

PEMBUNUHAN yang dilakukan terhadap suaminya membawa seorang perempuan berusia 69 tahun di Arkansas, AS, menjalani persidangan yang hingga kini masih berlangsung.

Patria Hill, seperti diwartakan Daily Mail, Selasa (23/4/2019), mengaku marah dan membunuh suaminya, Frank Hill (65), setelah melihat saluran pornografi telah ditambahkan dalam langganan televisi satelit mereka.

Frank ditemukan tewas di rumah mereka di Pine Bluff pada Juli 2018.

Pada persidangan Senin (22/4/2019), seperti dikutip Wartakotalive.com dari Kompas.com, Jaksa menyebutkan Patricia sebelumnya pernah dua kali membatalkan saluran "X-rated" itu.

Jung Joon Young Ditahan Polisi Terkait Kasus Penyebaran Video Pornografi

Bareskrim Ciduk Pelaku Pemerasan Pornografi Online, Satu Korban Rugi Sampai Rp 30 Juta

Namun kemarahannya memuncak ketika mengetahui suaminya kembali berlangganan saluran porno.

Ujung-ujungnya, dia menembak mati suaminya.

Patricia dituduh berselisih dengan Frank di sebuah gudang di belakang rumah. Lalu, dia diyakini pergi untuk mengambil pistol kaliber 22 sebelum kembali ke gudang dan menembaknya.

Selanjutnya, Frank ditemukan oleh pihak berwenang dengan luka tembak pada kaki dan kepalanya.

Polisi juga menemukan tagihan televisi berlangganan di lantai ruang tamu pasangan tersebut.

Video Guru Tonton Film Porno di Kelas Beredar Viral, KPAI Minta Sang Oknum Segera Diperiksa

Letakkan Kamera Tersembunyi di 30 Hotel, 1.600 Tamu Hotel Jadi Korban Produser Film Porno

Mengaku tak bersalah

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved