Ketertiban Umum

Rumah dan Lapak Pemulung di Kolong Rel KA Juanda Ditertibkan Satpol PP DKI Jakarta

Petugas gabungan Satpol PP, PPSU, Polisi, TNI dan Dishub menertibkan sejumlah rumah dan lapak pemulung di n kolong Rel KA Juanda, Sawah Besar, Jakpus.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor:
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas melakukan penertiban lapak lapak pemulung di Kolong Rel KA Juanda Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019). 

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, PPSU, Polisi, TNI dan Dishub menertibkan sejumlah rumah dan lapak pemulung yang berdiri di atas lahan kolong Rel KA Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Penerbitan ini dilakukan menginggat lokasi tersebut kerap kali digunakan para pemulung yang oleh Pemprov DKI Jakarta disebut sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), sebagai tempat untuk beristirahat.

Beberapa lapak-lapak yang berdiri pun satu per satu dibongkar oleh petugas Satpol PP dibantu oleh petugas PPSU. Sisa puing lapak yang dibongkar langsung di masukan ke dalam truk yang telah di sediakan.

Penertiban sendiri berjalan secara kondusif, tidak ada gangguan ataupun pihak yang menolak atas penertiban tersebut.

"Kami tertipkan karena memang dilokasi banyak lapak-lapak pemulunh yang memang membuat kumuh dan menghilangkan nilai estetika, apalagi ini dijadikan tempat para PMKS," kata Camat Sawah Besar, Prasetyo Kurniawan, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya, menurut Prasetyo, pihaknya telah melakukan sosialisasi agar lokasi tersebut tidak dijadikan tempat para PMKS. Namun karena tidak diindahkan maka pihaknya terpaksa menertibkan lapak-lapak yang ada.

"Karena tidak diindahkan, maka terpaksa kami menertibkan kawasan tersebut," katanya.

Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar, Sugiarso mengatakan dalam penertiban kali ini pihaknya mengerahkan sebanyak 170 petugas gabungan dari unsur Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, dan PPSU.

Sejumlah petugas melakukan penertiban lapak lapak pemulung di Kolong Rel KA Juanda Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).
Sejumlah petugas melakukan penertiban lapak lapak pemulung di Kolong Rel KA Juanda Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Tiga Titik Rawan PMKS di Jakarta Pusat

Pihaknya juga menyoroti ada 3 titik yang biasa dijadikan tempat para PMKS tinggal, meski kerap kali ditertipkan mereka kembali lagi dan mendirikan bangunan.

"Tempat rawan keberadaan PMKS, pertama ada di kolong rel samping Masjid Istiqlal, kedua di dalam Masjid Istiqlal (banyak orang terlantar) dan ketiga di Lapangan Banteng (banyak manusia gerobak, red)," kata Sugiarso.

Menurutnya, PMKS yang kerap ditertibkan berasal dari warga luar daerah. Setelah penindakan, para PMKS langsung dikembalikan ke daerah asal mereka oleh Dinsos.

"Di Masjid Istiqlal cenderung banyak PMKS dari luar daerah yang tidak memiliki keahlian khusus. Di kolong rel Juanda, banyak warga luar daerah yang nekat mengadu nasib di Jakarta dan tidak punya tempat tinggal. PMKS di wilayah Sawah Besar didominasi dari warga luar daerah," ucapnya.

Lahan Kolong Rel Juanda Jadi RTH

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved