Bulan Suci Ramadan

Puasa Ramadan Sebentar Lagi, Begini Syarat Sah dan Amalan yang Perlu Diketahui

Puasa Ramadan tinggal menghitung hari lagi. Sebaiknya memang kita persiapkan supaya menjadi afdol

net
Ilustrasi berpuasa 

“Dia (orang yang membayar fidyah, penj) adalah orang laki-laki atau perempuan lanjut usia, keduanya tidak mampu berpuasa, maka keduanya memberi makan (untuk) setiap harinya satu orang miskin.” (HR. Bukhari)

Kelima, muqim atau tidak bepergian. Puasa tidak wajib bagi orang yang sedang bepergian jauh (minimal 82 kilometer) dan perjalanannya merupakan perjalanan yang mubah/boleh, bukan untuk maksiat.

Disyaratkan pula, dia berangkat sebelum terbitnya fajar. Dalilnya adalah Surat al-Baqarah ayat 184 di atas.

Hukum yang afdhal bagi musafir adalah tetap berpuasa, jika tidak membahayakan dirinya.

Jika membahayakan, maka diutamakan untuk tidak berpuasa.

Adapun rukun puasa ada tiga: pertama niat pada malam harinya untuk setiap puasa fardu.

Kedua, meninggalkan hal yang membatalkan puasa ketika masih dalam keadaan ingat serta bisa memilih, tidak bodoh yang ma’dzur (terhalang).

Terakhir, orang yang melakukan puasa.

Doa-doa Puasa

Dalam menyambut bulan suci Ramadan, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh umat Islam yang ingin menunaikan ibadah puasa.

"Dengan melakukan amalan ini, mudah-mudahan ibadah puasa kita berjalan lancar hingga akhir Ramadan," ujar Ustad H Junaidi Qosim dikutip dari artikel 'Amalan dan Kumpulan Doa Malam Pertama Ramadan 2018 agar Puasa Lancar hingga Akhir'.

"Jadi kalo biasanya habis sholat Maghrib kita melakukan wirid, khusus malam pertama bulan Ramadan diganti dengan bacaan itu," jelas H Junaidi Qosim.

Berikut ini adalah beberapa amalan yang dianjurkan dilakukan pada malam pertama bulan suci Ramadan:

Pertama, setelah salam kedua pada sholat Maghrib, jangan dulu mengubah posisi duduk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved