Sosialisasi Urus Izin Sendiri Itu Mudah

Mal Pelayanan Publik Sasar Anak-anak dengan Dongeng

DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan sosialisasi dan kampanye bertajuk 'Urus Izin Sendiri Itu Mudah' kepada masyarakat.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Maestro dongeng Indonesia Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan Kak Awam saat mengajarkan anak untuk memaknai kata 'izin' sejak dini dengan menggelar acara dongeng di Mal Pelayanan Publik DKI, Kuningan, Selasa (23/4/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Setelah membuat Mal Pelayanan Publik untuk mengurus segala perizinan yang dibutuhkan warga DKI Jakarta, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan sosialisasi dan kampanye bertajuk 'Urus Izin Sendiri Itu Mudah' kepada masyarakat.

Kali ini yang disasar adalah anak-anak dengan menggelar acara mendongeng bagi anak di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, di Jalan HR Rasuna Said Kavling C-22, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/04/19).

Hal itu dikatakan Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra, dalam keterangannya kepada Warta Kota, Rabu (24/4/2019).

Ratusan Warga Hadiri Festival Pelayanan Publik di One Belpark Mall Pondok Labu

VIDEO: Festival Pelayanan Publik Digelar di One Belpark Mall Pondok Labu

Festival Pelayanan Publik Kecamatan Cilandak Digelar Mulai Besok

Pemkot Tangerang Tertinggal dari Tangsel dalam Pelayanan Publik

Dekatkan Pelayanan Masyarakat, Wali Kota Tangerang: Akan Dibangun Dua Mall Pelayanan Publik Lagi

Ia mengatakan anak-anak adalah salah satu kelompok rentan untuk mendapatkan pemahaman bahwa pengurusan izin sendiri itu mudah.

Maestro dongeng Indonesia Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan Kak Awam saat mengajarkan anak untuk memaknai kata 'izin' sejak dini dengan menggelar acara dongeng di Mal Pelayanan Publik DKI, Kuningan,  Selasa (23/4/2019).
Maestro dongeng Indonesia Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan Kak Awam saat mengajarkan anak untuk memaknai kata 'izin' sejak dini dengan menggelar acara dongeng di Mal Pelayanan Publik DKI, Kuningan, Selasa (23/4/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka saat dewasa nantinya menjadi generasi yang lebih sadar dan mau mengurus perizinan secara mandiri.

“Kelompok rentan, salah satunya adalah anak-anak. Mereka berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan lebih, karena kekhususannya, dari penyelenggara negara” kata Benni.

Karenanya kata dia pihaknya menggelar acara mendongeng bagi anak-anak dari TK Sekar, Jakarta, dengan menghadirkan pendongeng yang dikenal sebagai maestro dongeng Indonesia, yakni Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kak Awam.

Dalam dongengnya Kak Awam yang merupakan tokoh Perlindungan Anak Inovatif dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini membawakan cerita yang mudah dipahami anak seputar mengurus izin sendiri itu mudah.

Benni menjelaskan bahwa pelayanan perizinan dan administrasi merupakan Kebutuhan Dasar dan Hak Sipil setiap warga negara, untuk itu DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta berkewajiban memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada seluruh warga Ibukota, termasuk anak.

"Terlebih, anak memiliki posisi dan peran sosial yang penting sebagai bagian dari masyarakat. Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara," paparnya.

Maestro dongeng Indonesia Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan Kak Awam saat mengajarkan anak untuk memaknai kata 'izin' sejak dini dengan menggelar acara dongeng di Mal Pelayanan Publik DKI, Kuningan,  Selasa (23/4/2019).
Maestro dongeng Indonesia Mochammad Awam Prakoso atau yang lebih dikenal dengan Kak Awam saat mengajarkan anak untuk memaknai kata 'izin' sejak dini dengan menggelar acara dongeng di Mal Pelayanan Publik DKI, Kuningan, Selasa (23/4/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Menurutnya berbagai program komunikasi masyarakat yang dilakukan oleh pihaknya, kerap kali terbentur dengan pemahaman kata 'izin' yang masih awam di masyarakat dan dianggap menyulitkan.

Padahal 'izin' merupakan hal yang tidak pernah terlepas dari kehidupan manusia bahkan sudah ada sejak seseorang mulai dapat berbicara.

Ia mencontohkan, ketika anak meminjam mainan milik temannya maka anak harus mengajukan permohonan izin terlebih dahulu kepada rekannya tersebut.

"Namun penyebutan kata 'izin' jarang dilakukan oleh orang tua kepada anak. Orang tua lebih memilih padanan kata lain seperti 'bilang terlebih dahulu' atau 'tanya terlebih dahulu', dan lain sebagainya," kata Benni.

Sehingga katanya ketika anak tersebut beranjak dewasa, dia merasa awam dengan kata 'izin' dan dimaknai sebagai hal yang menyulitkan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved