Kampung Nelayan Cilincing Dicat Warna Warni Seperti Pelangi, Menggugah Minat Wisatawan Berkunjung

Kampugn nelayan di Cilincing dicat warna warni seperti pelangi untuk menggugah minat wisatawan berkunjung.

Kampung Nelayan Cilincing Dicat Warna Warni Seperti Pelangi, Menggugah Minat Wisatawan Berkunjung
Warta Kota/Nur Ichsan
Pemukian warga yang berada di tepian Danau Sunter yang berada di wilayah Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terlihat indah dengan tampilan berwarna warni seperti terlihat Sabtu (24/3/2018). 

Cat warna-warni yang menghiasi Kampung Nelayan RT 012/RW 04 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara diharapkan dapat menyasar para wisatawan untuk datang berkunjung.

Lurah Cilincing, Sugiman mengatakan perubahan Kampung Nelayan dari yang tadinya kumuh dan kotor, akan menimbulkan dampak positif termasuk potensi sektor pariwisata untuk menjadi daya tarik wisatawan.

“Dengan warna-warni dan rapi ini diharapkan pengunjung bisa singgah. Ada daya tarik,” ungkap Sugiman, Rabu (24/4/2019).

Pemukian warga yang berada di tepian Danau Sunter yang berada di wilayah Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terlihat indah dengan tampilan berwarna warni seperti terlihat Sabtu (24/3/2018).
Pemukian warga yang berada di tepian Danau Sunter yang berada di wilayah Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terlihat indah dengan tampilan berwarna warni seperti terlihat Sabtu (24/3/2018). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Apalagi permukiman yang berada di belakang Pura Segara itu, memiliki daya tarik wisatawan maupun peziarah abu jenazah.

Camat Penjaringan Targetkan Tiap Kelurahan Punya Kampung Warna Warni

Dengan kehadiran wisatawan ini, warga bisa berjualan kuliner sebagai lokasi singgah untuk meningkatkan perekonomian.

“Banyak yang ziarah, nabur abu ke laut melalui Kampung Nelayan, tiap hari hampir ada aja melabuh abu jenazah ke laut. Ini juga semata-mata biar nyaman di daerah pemukiman padat penduduk,” katanya.

Menengok Kampung Kembang Goyang di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan

Ketua RT 12/RW 04 Kelurahan Cilincing, Wahid mengatakan gagasan tentang penataan berasal dari pihak kelurahan.

Selain tembok, warga juga melakukan penghijauan dengan menanam tanaman cabai di pesisir pantai,

“Warga yang buat penghijauan cabe itu. Jadi kalau nelayan misalnya dapet ikan banyak, mau masak, kita ambil cabe dari sini, nggak perlu beli lagi,” kata Wahid.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved