Bekasi Banjir

Hujan Deras, Delapan Perumahan di Wilayah Bekasi Tergenang Banjir

Hujan deras yang terjadi siang hingga sore ini membuat sejumlah perumahan di Kota Bekasi tergenang, pada Rabu (24/4/2019).

Hujan Deras, Delapan Perumahan di Wilayah Bekasi Tergenang Banjir
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kawasan Perumahan Narogong, Rawalumbu, Kota Bekasi tergenang setinggi mulai 40 sampai 60 centimeter, Rabu (24/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM --- Hujan deras yang terjadi siang hingga sore ini membuat sejumlah perumahan di Kota Bekasi tergenang, pada Rabu (24/4/2019).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat delapan perumahan itu yakni, Villa Jakasetia, Pondoktimur Mas, Perumahan Cikas, Perumahan Pondok Pekayon Indah, Perumahan Jatibening Baru, Perumahan Cahaya Kemang Permai Jatikramat, Perumahan Narogong, dan Perumahan Pondok Hijau Permai Bekasi Timur.

Wakil Kepala BPBD Kota Bekasi, Karsono mengatakan rata-rata penyebab timbulnya titik banjir karena saluran drainase yang buruk.

"Rata-rata drainase yang buruk, jadi saat intensitas hujan tinggi air tidak mengalir dengan baik ke saluran. Selain memang ada beberapa akibat luapan kali," kata Karsono, Rabu (24/4/2019).

Adapun ketinggian genangan bervariasi, mulai dari 40 hingga 60 centimeter.

Ia mengungkapkan untuk perumahan yang tergenang banjir parah berada di Perumahan Bumi Bekasi Baru, pasalnya ketinggian mencapai 60 sampai 1 meter. Kondisi itu disebabkan dikarenakan ada tanggul yang rusak.

Kerusakan tanggul itu berada di Pasar Burung, Rawalumbu.

"Ada satu yang banjirnya cukup parah karena luapan kali di Perumahan Bumi Bekasi Baru Rawalumbu sampai tumpah ke pemukiman," jelasnya.

Saat ini, kata dia, petugas masih melakukan penyisiran dan mengantisipasi kemungkinan luapan air semakin tinggi.

"Tidak jebol, tapi rusak bocor tanggulnya. Petugas kita standby jaga kemungkinan air lebih tinggi," ungkapnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2017 titik banjir di Kota Bekasi sebanyak 49 titik. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bekasi membangun sejumlah folder seperti, Folder Aren Jaya, Bekasi Timur, Folder Pengasinan, Bekasi Timur, folder Irigasi Bekasi Timur, folder Galaksi Bekasi Selatan, folder perumahan IKIP Pondokgede.

"Kita sudah lalukan upaya pembangunan polder air, tapi ya intensitas hujan itu cukup tinggi dan seringkali aliran air menuju polder terganggu," kata Kabid Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Yudianto, saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, timnya akan terus mengawasi dan mengatasi sumbatab-sumbatan yang berada disaluran air menuju polder maupun kali.

"Kebanyakan perumahan itu kan berada di dataran rendah, terus saluran pembuang hanya memiliki ketinggian dua meter. Sehingga, air tidak mengalir ke lokasi saluran tersebut. Karena air tidak bisa masuk ke saluran pembuang membuat air tercecer meluap ke lingkungan warga sekitar," tandasnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved