UNBK SMP DKI Jakarta Digelar Tiga Sesi Hingga Sore karena Terbatasnya Komputer

Dari sebanyak 1.079 sekolah di seluruh Ibu Kota, terdapat sebanyak 107 sekolah yang tidak memiliki jumlah komputer memadai.

UNBK SMP DKI Jakarta Digelar Tiga Sesi Hingga Sore karena Terbatasnya Komputer
Warta Kota
Siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 1 Jakarta, Senin (22/4/2019). Hari pertama pelaksanaan UNBK SMP di Jakarta dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung lancar. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2019 digelar serentak hari ini, Senin (22/4/2019).

Tidak hanya digelar pagi, UNBK dilakukan tiga sesi hingga petang hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ratiyono lantaran dari sebanyak 1.079 sekolah di seluruh Ibu Kota, terdapat sebanyak 107 sekolah yang tidak memiliki komputer memadai.

Sehingga, UNBK dibuka hingga tiga sesi hingga pukul 16.00 WIB.

Sesi pertama pada mata pelajaran yang Bahasa Indonesia yang diuji pada hari pertama UNBK, yaitu pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, sesi kedua pukul 10.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB dan sesi ketiga pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

"Alasannya memang karena komputernya terbatas, karena itu ada sekolah yang (gelar UNBK) dua sampai tiga sif," ungkapnya dihubungi pada Senin (22/4/2019).

Lebih lanjut, dirinya merinci hanya sebanyak 357 sekolah yang memiliki komputer memadai, sehingga menggelar UNBK serentak bagi seluruh siswanya.

Sedangkan ada sebanyak 857 sekolah yang menggelar dua sesi UNBK karena terbatas jumlah komputer.

Namun, lanjutnya, tidak sedikit siswa yang menumpang UNBK di sekolah lain, antara lain sebanyak 33 SMP dari sebanyak 1.079 SMP serta sebanyak delapan Madrasah Tsanawiyah (MTS) dari sebanyak 241 MTS yang tersebar di Ibu kota.

"Alasannya karena komputer tidak memadai atau sekolah sedang dibangun," jelasnya.

Sementara, berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, SMP yang menggelar UNBK serentak tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota, antara lain Jakarta Pusat sebanyak 114 sekolah, Jakarta Utara sebanyak 198 sekolah, Jakarta Barat sebanyak 274 sekolah, Jakarta Selatan sebanyak 218 sekolah, Jakarta Timur sebanyak 268 sekolah dan Kabupaten Kepulauan Seribu sebanyak tujuh sekolah.

Sedangkan UNBK tingkat SMP diikuti sebanyak 116.688 siswa, antara lain Jakarta Pusat sebanyak 12,049 siswa, Jakarta Utara sebanyak 18,657 siswa, Jakarta Barat sebanyak 25.236 siswa, Jakarta Selatan sebanyak 25.670 siswa, Jakarta Timur sebanyak 34.703 siswa dan Kepulauan Seribu sebanyak 373 siswa.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved