Kriminal

Polisi Tangkap 4 Begal Perampokan Ojol di Palmerah, 3 Pelaku Dilumpuhkan Petugas

Polres Metro Jakarta Barat menangkap empat begal yang merampok pengemudi ojek online di Jalan Arjuna Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Polisi Tangkap 4 Begal Perampokan Ojol di Palmerah, 3 Pelaku Dilumpuhkan Petugas
Istimewa
ILUSTRASI Begal motor 

Polres Metro Jakarta Barat menangkap empat begal yang merampok pengemudi ojek online di Jalan Arjuna Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Setelah buron selama hampir dua minggu 4 dari lima pelaku berhasil dibekuk, sementara satu pelaku masih dalam pengejaran petugas. Keempat pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda-beda.

"Pelaku ada lima orang, tersangka RA (27) masih dalam pengejaran. Bukan hanya satu tempat saja mereka melakukan aksinya. Kita masih kembangkan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, Selasa (23/4/2019).

Empat perampok ditangkap di tempat berbeda. Empat pelaku itu adalah SJ (29), SI (17), MO (24), dan TK (20). Dimana para pelaku kerap beraksi secara acak dengan membawa senjata tajam untuk menakuti korbannya.

Saat upaya penangkapan pelaku berusaha melawan petugas dengan menyerang petugas dengan mengunakan senjata tajam. Sehingga untuk keamanan petugas, pelaku pun dihadiahi timah panas.

"Kami terpaksa melumpuhkan dengan menggunakan timah panas lantaran pelaku melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian dengan menggunakan senjata tajam," ujarnya.

Menurutnya, kronologi kejadian yang menimpa korban AK ( 37), terjadi di Jalan Arjuna Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Korban yang bekerja sebagai pengemudi ojek online sedang mengendarai motor karena pulang bekerja melintas di lokasi kejadian.

Saat melintas, korban didatangi dengan tiba-tiba oleh 3 sepeda motor yang dikendarai oleh 5 orang pelaku yang tidak dikenal dan langsung menghadang dan menyerang sepeda motor korban.

Salah satu pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban dengan menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban dan merampas barang-barang milik korban.

"Selanjutnya pelaku langsung pergi dan membawa kabur 1 unit sepeda motor milik korban," katanya.

Sementara kanit krimum Polres Metro jakarta barat Iptu Dimitri Mahendra mengatakan dari tangan para pelaku kami berhasil menyita barang bukti berupa 10 unit HP, 5 buah dompet, 1 set kunci leter T, 2 buah STNK, 2 bilah golok, 3 kunci motor.

Serta 1 buah tas ransel warna coklat, 2 buah tas sandang selempang, 1 unit motor Honda Beat warna hitam (Alat Kejahatan), 1 unit motor suzuki satria FU warna hitam Nopol A 2034 LY (Alat Kejahatan).

"Ada juga barang bukti yang kita amankan dari hasil kejahatan berupa 1 unit motor honda beat warna merah putih (Hasil Kejahatan TKP Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan), 1 unit motor Honda Beat Warna Merah Putih (Hasil kejahatan TKP Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat," ucapnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved