Ujian Nasional Berbasis Komputer

Tradisi Orang Tua Murid SMPN 265 Jakarta Bagi-bagi Sarapan Gratis pada Peserta UN

Sebagai bentuk dukungan moril dan materil, anggota komite yang terdiri dari orang tua murid berinisiatif membagikan sarapan gratis.

Tradisi Orang Tua Murid SMPN 265 Jakarta Bagi-bagi Sarapan Gratis pada Peserta UN
Wartakotalive.com/Anggie Lianda Putri
Sejumlah siswa SMPN 265 menerima sarapan gratis berupa biskuit dan susu kotak dari Komite Sekolah SMPN 265, Senin (22/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

TEBET, WARTAKOTALIVE.COM -- Seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri maupun Swasta serentak melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Ujian yang diikuti oleh 137.282 murid ini dilaksanakan selama empat hari mulai Senin (22/4/2019) sampai Kamis (25/4/2019).

Sebagai bentuk dukungan moril dan materil, anggota komite yang terdiri dari orangtua murid berinisiatif membagikan sarapan gratis.

Ketua Komite Sekolah SMPN 265, Dewi mengatakan selama empat hari nonstop mereka akan mensuplai sarapan untuk seluruh murid yang menjalani ujian.

Ibu-ibu Komite Sekolah SMPN 265 membagikan sarapan gratis berupa biskuit dan susu kotak kepada siswa SMPN 265 sebelum mengikuti UNBK, Senin (22/4).
Ibu-ibu Komite Sekolah SMPN 265 membagikan sarapan gratis berupa biskuit dan susu kotak kepada siswa SMPN 265 sebelum mengikuti UNBK, Senin (22/4). (Wartakotalive.com/Anggie Lianda Putri)

"Takut ada anak yang terlambat dan tidak sempat sarapan di rumah, jadi kita siapkan. Ini inisiatif komite aja, dari uang patungan ibu-ibu," ujar Dewi kepada Warta Kota, Senin (22/4/2019).

Ia menjelaskan menu sarapan yang diberikan bervariasi, mulai dari susu, roti, biskuit dan buah-buahan.

"Untuk hari ini kita sediakan susu dan biskuit, insyallah besok roti. Menunya akan ganti setiap hari, tapi utamanya pasti ada susu," kata Dewi.

Uniknya pembagian sarapan gratis di SMPN 265 ini ternyata sudah menjadi tradisi sejak 20 tahun lalu.

"Ini memang sudah terbentuk dari 20 tahun yang lalu. Jadi sudah tradisi disini, ini memang partisipasi orangtua murid yang kepingin sendiri," ungkap Dewi.

Meskipun sekolah sudah mengingatkan sebelum berangkat sekolah dianjurkan untuk sarapan dulu.

"Tapi kan tidak semua melaksanakan. Demi menjaga konsentrasi anak-anak, kami komite yang terdiri dari orangtua murid yang ingin membahagiakan anak-anak," ungkap Dewi. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved