Ledakan Bom di Sri Lanka

6 Fakta Bom di Sri Lanka, 8 Ledakan di Sejumlah Gereja dan Hotel hingga Korban Tewas Capai 207 Orang

SRI Lanka diguncang serentetan ledakan di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dilaporkan sudah mencapai 207 orang.

6 Fakta Bom di Sri Lanka, 8 Ledakan di Sejumlah Gereja dan Hotel hingga Korban Tewas Capai 207 Orang
AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com
Sejumlah mobil ambulans berada di luar gereja pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 207 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut. 

Meski tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban, KBRI Kolombo terus memantau perkembangan situasi. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi dapat menghubungi KBRI Kolombo di nomor +94 77 277 3123.

SRI Lanka diguncang serentetan ledakan di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas tercatat terus bertambah dan kabar terakhir sudah mencapai 207 orang.

Dalam salah satu serangan paling mematikan di negara kepulauan itu, ada beberapa fakta yang bisa dicatat, seperti dirangkum Wartakotalive.com dari Kompas.com berikut ini:

Ditemukan Bom Pipa, Bandara Sri Lanka Ditutup, Pascaledakan Bom di Sejumlah Gereja dan Hotel

Warganet Mengecam Ancaman Bom Sri Lanka Dideteksi 10 Hari Sebelum Meledak Hanya Tidak Diumumkan

1. 8 Ledakan di Gereja dan Hotel

Dilaporkan, setidaknya terjadi 8 ledakan di gereja dan hotel Sri Lanka.

Ledakan pertama tercatat terjadi di Gereja St Anthony's Shrine yang bersejarah di Colombo, lalu di Gereja St Sebastian di kota Negombo.

Segera setelah itu, polisi mengonfirmasi gereja ketiga telah dihancurkan oleh ledakan, yakni Gereja Sion di Kota Batticaloa.

Ada 8 Ledakan Dalam 1 Hari di Sri Lanka, 156 Orang Tewas dan 500 Orang Terluka, Begini Kata Kemenlu

Sebanyak 137 Orang Tewas di Serangkaian Ledakan Bom 3 Hotel dan 3 Gereja di Sri Lanka

Ledakan juga terjadi di tiga hotel mewah di Colombo, yakni Grand Cinnamon, Shangri-La dan Kingsbury.

Seorang pejabat polisi mengatakan enam ledakan pertama menewaskan sedikitnya 156 orang, termasuk 35 orang asing.

Kemudian pada sore hari, dua orang tewas dalam serangan di sebuah hotel di selatan Colombo.

Sementara seorang sumber pihak berwenang menyatakan ledakan ke-8 melanda sebuah rumah di pinggiran Colombo disebabkan oleh pelaku yang meledakan bom saat polisi mencoba mencarinya.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved