Pemilu 2019

Pemkot Bekasi Mau Kasih Penghargaan Dua Ketua KPPS yang Meninggal Dunia

"Kami turut berduka cita, dan kami berencana berikan apresiasi semacam penghargaan, nanti dari Kesbangpol lah," kata Walikota

Pemkot Bekasi Mau Kasih Penghargaan Dua Ketua KPPS yang Meninggal Dunia
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana rumah duka, Fransiskus Asis Ismantara (53) Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 31, RT 07 RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jumat (19/4/2019). 

Dua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bekasi meninggal dunia diduga kelelahan akibat proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2019.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bekasi berencana untuk memberikan penghargaan kepada dua orang tersebut.

"Kami turut berduka cita, dan kami berencana berikan apresiasi semacam penghargaan, nanti dari Kesbangpol lah," kata Wali kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Mapolrestro Bekasi Kota, Minggu (21/4/2019).

Pepen sapaan akrabanya mengungkapkan setiap makhluk hidup yang bernyawa pasti akan meninggal dunia. Hanya saja kedua KPPS ini meninggal saat sedang menjalankan tugas.

VIDEO: Limbah Busa Marunda Dikeluhkan Pelajar Peserta Lomba Dayung

"Meninggal dunia kan sebetulnya makhluk yang bernyawa pasti akan meninggal hanya saja meninggalnya pada saat tugas usai melaksanakan tugas mulai Pemilu 2019 ini, yang mungkin lelah kurang tidur atau apa," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi, Cecep Suherlan mengatakan soal bentuk penghargaan itu pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada KPU Kota Bekasi.

"Bentuknya belum tahu, kita akan bahas bentuk penghargaan itu dengan KPU. Mereka yang gugur pada Pemilu 2019 harus diberikan apresiasi setinggi-tingginya," jelasnya.

Ia juga menyampaikan kedua KPPS yang meninggal di Kota Bekasi itu sebagai pahlawan demokrasi.

"Dia pahlawan berjuang dalam proses demokrasi ini. Tentunya tidak mudah karena kerjanya berat dan tidak sebanding dengan honor yang mereka dapatkan," paparnya.

Bukan Cuma Tidak Hadir, Nama Sandiaga Pun Tidak Ada di Spanduk Saat Syukuran Kemenangan Prabowo

Sebelumnya, dua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bekasi meninggal dunia.

Pertama yakni Ahmad Salahudin (43), Ketua KPPS 81, RT03, RW10, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Salahudin meninggal pada Kamis (18/4/2019) pagi, diduga kelelahan dan kurang tidur sehingga ia mengalami kecelakaan saat hendak mengantarkan anaknya ke Pesantren.

Kemudian, Fransiskus Asis Ismantara (53) Ketua KPPS TPS 31, RT 07 RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 04.40 WIB subuh. Ismantara meninggal terkena serangan jatung diduga akibat kelelahan dan kurang tidur karena harus menjalankan tugasnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved