Hingga April Baru 10 Emiten yang IPO, 19 Perusahaan Antre Masuk ke Bursa Efek Indonesia

Hingga April Baru 10 Emiten yang IPO, 19 Perusahaan Antre Masuk ke Bursa Efek Indonesia.

Hingga April Baru 10 Emiten yang IPO, 19 Perusahaan Antre Masuk ke Bursa Efek Indonesia
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pada tahun ini, Bursa Efek Indonesia atau BEI menargetkan 75 perusahaan listing di bursa. Akan tetapi, sampai pertengahan April, baru ada 10 emiten yang menggelar initial public offering atau IPO. 

Namun, investor tetap harus memperhatikan kinerja emiten ini.

Sektor ini juga biasanya tak terdampak sentimen negatif pemilu karena bersifat defensif.

"Tinggal kita menunggu seperti apa kondisi IHSG pascapemilu. Tapi kadang, pergerakan perusahaan yang IPO tidak mengikuti indeks. Jadi baik-baik saja untuk prospek emiten IPO," kata Sukarno.

Di Amerika Serikat, Indonesia Mendapatkan Transaksi Potensial Rp 370 Miliar Melalui Kopi

Analis Bank Central Asia (BCA) Sekuritas, Achmad Yaki Yamani, mengatakan, animo terhadap IPO akan tinggi jika perusahaan memiliki fundamental yang baik dan valuasi yang murah dibanding emiten eksisting sejenis, atau memberikan pemanis waran.

Achmad berekspektasi berbagai korporasi ini mulai listing pada minggu kedua Juni selepas libur hari raya.

Awal Mei sudah Ramadan dan hingga Lebaran umumnya perdagangan saham cenderung lebih sepi.

Jadi potensi investor akan lebih aktif setelah Lebaran.

Menurut Achmad, potensi penyerapan dana di Juni cukup besar.

Pertimbangan lainnya, juga karena rendahnya suku bunga acuan dan potensi stabilnya nilai tukar rupiah.

Menyimak Analisis Pasar Uang Mengenai Kondisi Rupiah Pada Pekan Depan

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Bersabar menunggu kehadiran emiten baru di bursa

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved