Pemilu 2019

10 TPS di Banten Direkomendasikan Bawaslu untuk Pemungutan Suara Ulang

"Sampai saat ini ada 10 TPS, di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang," kata Didih saat dihubungi

10 TPS di Banten Direkomendasikan Bawaslu untuk Pemungutan Suara Ulang
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim memantau hari pemungutan suara Pemilu 2019 atau hari pencoblosan Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019). 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten mencatat setidaknya 10 tempat pemungutan suara (TPS) untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M Sudi menerangkan, 10 TPS itu tersebar di kabupaten dan kota yang berada di Banten dengan jenis pelanggaran yang variatif.

"Sampai saat ini ada 10 TPS, di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang," kata Didih saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (20/4/2019).

Jumlah TPS yang diharuskan melakukan PSU itu, kata Didih masih dapat bertambah karena masih ada laporan yang belum masuk dari Kota Tangerang.

Untuk pelanggarannya, sebagian besar melakukan kesalahan karena mempersilakan pemilih di luar daerah asal tanpa menyerahkan formulir A5 atau pindah pilih.

Ada pula temuan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota KPPS karena mencoblos surat suara dan memasukannya ke dalam kotak.

Rencananya, TPS 1 Kampung Kepuh Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang dan TPS 24 Ciloang Serang akan menggelar PSU pada Minggu (21/4/2019) besok.

Sedangkan dua TPS di Tangerang Selatan yaitu TPS 49 Rengas dan TPS 71 Cempaka Putih Kecamatan Ciputat Timur dijadwalkan mengadakan PSU, Rabu (24/4/2019) mendatang.

"Prinsipnya batas pelaksanaan PSU nanti sampai 10 hari setelah pemungutan suara, tergantung kesiapannya dan mempertimbangkan tingkat partisipasi di hari libur," ucap Didih.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved