Pilpres 2019

Adakah Aturan yang Melarang Sandiaga Uno Kembali Jadi Wakil Gubernur DKI?

Bisakah Sandiaga Kembali Jadi Wagub DKI? Adakah aturan yang melarang? Lalu, bagaimana dengan etika politiknya?

Adakah Aturan yang Melarang Sandiaga Uno Kembali Jadi Wakil Gubernur DKI?
ANTARA/Susylo Asmalyah
Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno usai melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/04/2019). 

Bisakah Sandiaga Kembali Jadi Wagub DKI? Adakah aturan yang melarang? Lalu, bagaimana dengan etika politiknya?

SETELAH hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, tertinggal dari pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan Sandiaga kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik menjawab, tak ada aturan yang melarang Sandiaga kembali menjadi wagub.

"Tidak ada aturan yang melarang," kata Akmal ketika dihubungi wartawan, Kamis (18/4/2019).

Akmal mengatakan, berdasarkan Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), partai pengusung gubernur dan wakil gubernur mengajukan dua nama ke DPRD melalui gubernur.

Seorang Pemuda Tulis Surat Wasiat di Surat Suara Pemilu 2019 Lalu Gantung Diri, Begini Isi Suratnya

BREAKING NEWS: Isu Pergerakan Massa Akan Membeludak, Status Ibu Kota Siaga 1

Lolos di Jakarta dan Aceh, Ketua PSI: Semua Hasil Ini Tak Terduga

Sesudah itu, DPRD menggelar pemilihan atas dua nama itu.

Saat ini, dua nama kandidat wagub DKI pengganti Sandiaga sudah diterima gubernur dan diteruskan ke DPRD.

Namun, DPRD belum mulai menyiapkan pemilihan.

Lalu, bisakah nama Sandiaga dimasukkan agar dipilih kembali?

"Bisa saja, kenapa tidak?" ujar Akmal.

Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno berpelukan usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017).
Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno berpelukan usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017). (Warta Kota/Hamdi Putra)
Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved