Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Pembobol Rekening Nasabah Gasak Rp 25 Juta Sekali Beraksi

Sedangkan dua anggota sindikat lainnya, yakni Wandi dan D, kini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian.

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Pembobol Rekening Nasabah Gasak Rp 25 Juta Sekali Beraksi
Warta Kota
Konferensi pers pengungkapan kasus sindikat ganjal ATM di Mapolda Metro Jaya. 

Dari tangan pelaku, katanya, disita sejumlah barang bukti berupa lima buku rekening BCA penampung atau tujuan hasil kejahatan, dan 3 buku rekening Bank Mandiri yang juga untuk penampung atau tujuan hasil kejahatan.

Penculik Anak di Bekasi Tampak Tak Menyesal, Dia Bilang Bocah yang Ia Bawa Adalah Cucunya

Juga, 4 kartu ATM BCA korban, 2 unit handphone lipat Samsung warna putih, 1 unit handphone merek Oppo warna hitam, 2 buah dompet warna hitam, 7 buah buku rekening campuram, 2 bungkus tusuk gigi, 32 buah kartu ATM beberapa bank, dan 1 buah hardisk.

"Para pelaku sebanyak 4 orang ini saat beraksi kerap mencari lokasi mesin ATM yang berada di tempat sepi pengunjung," ucapnya.

Selanjutnya, kata dia, para tersangka mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi.

Jokowi Masuk Kakbah, Fadli Zon: Prabowo Sudah Tahun 1991

"Sehingga pada saat korban mencoba memasukkan kartu ATM miliknya ke dalam mesin ATM, korban merasa panik karena kartu ATM miliknya tidak dapat masuk," beber Argo Yuwono.

Kemudian, katanya, tersangka berpura-pura membantu korban untuk memasukan kartu ATM milik korban.

"Namun pada saat korban lengah, tersangka menukarkan kartu ATM korban dengan kartu ATM yang sudah disiapkan oleh para tersangka," cetusnya.

Prabowo-Sandi Janji Tak Ambil Gaji, Fadli Zon: Beliau Berdua Bukan Mencari Pekerjaan

Lantas, tersangka lainnya bertugas melihat saat korban memencet PIN ATM miliknya, dan ada juga yang bertugas untuk mengawasi keadaan di sekitar.

Atas perbuatannya, kata Argo Yuwono, kedua pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tengang Pencurian dengan Pemberatan, dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 5 ayat (1) juncto Pasal 2 ayat (1) huruf p huruf q dan huruf r Undang-undang No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Dengan ancaman hukuman maksimal penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar," ucap Argo Yuwono. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved