Perang Dagang China-Amerika Serikat, Amerika Serikat Mulai Melunak Terhadap China?

Perang Dagang China-Amerika Serikat, Amerika Serikat Mulai Melunak Terhadap China?

thinkstockphotos
Ilustrasi perang dagang. Tim negosiasi Amerika Serikat melunakkan tuntutan kepada China terkait subsidi industri sebagai syarat mencapai kesepakatan perdagangan. Amerika Serikat (AS) masih kesulitan untuk bisa membuat China menghentikan subsidi ke sejumlah sektor industri. 

Mundurnya salah satu tujuan utama Amerika Serikat dalam pembicaraan perdagangan antara kedua negara.

Dua negara dengan ekonomi terbesar sudah berada dalam perang dagang selama sembilan bulan terakhir.

 WARTA KOTA, PALMERAH--- Tim negosiasi Amerika Serikat melunakkan tuntutan kepada China terkait subsidi industri sebagai syarat mencapai kesepakatan perdagangan.

Amerika Serikat (AS) masih kesulitan untuk bisa membuat China menghentikan subsidi ke sejumlah sektor industri.

Hal tersebut menandai mundurnya salah satu tujuan utama Amerika Serikat dalam pembicaraan perdagangan antara kedua negara.

6 Perusahaan Fintech Akan Mendapatkan Suntikan Dana Segar

Dua negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut sudah berada dalam perang dagang selama sembilan bulan terakhir.

Kondisi ini telah menelan biaya hingga miliaran dolar bagi kedua negara, selain menyebabkan bergejolaknya pasar keuangan dunia.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengenakan tarif impor atas barang-barang Tiongkok senilai 250 miliar dollar AS untuk menekan China guna untuk mengakhiri sejumlah kebijakannya, termasuk soal subsidi industri.

Tasya Kamila Kenal Reksadana Sejak SMA, untuk Biaya Pendidikan Anak-anaknya

Washington menyebut kebijakan tersebut telah merugikan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan China yang menikmati subsidi.

Masalah subsidi industri sendiri dinilai sangat sulit untuk mencapai kesepakatan.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved