Tip Otomotif

Awas Terserang Microsleep saat Berkendara Jarak Jauh, Begini Cara Antisipasinya

Supaya tidak mengalami masalah, hal yang paling penting dalam berkendara jarak jauh adalah tubuh pengemudi harus selalu dalam kondisi normal.

Awas Terserang Microsleep saat Berkendara Jarak Jauh, Begini Cara Antisipasinya
IndonesiAutosBlog
ILUSTRASI Berkendara jarak jauh 

Maka, mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh minuman keras merupakan tindakan kriminal.

Selain membahayakan diri sendiri, dapat membahayakan nyawa pengguna jalan lain.

4. Waktu berkendara 

Waktu berkendara dapat mempengaruhi tingkat kelelahan pengemudi, maka dari itu, pengemudi perlu memilih waktu berkendara yang tepat.

Ketika berkendara pada pagi hari, terkadang kita berada di posisi melawan sinar matahari dan sinar tersebut juga dapat mempercepat tingkat kelelahan kala berkendara.

Namun berkendara saat malam hari juga memiliki dampak pada kelelahan fisik.

Misalnya saja akibat efek pencahayaan dari lampu jalanan ataupun lampu mobil dan juga dalam kondisi cuaca sedang hujan yang dapat mengakibatkan kondisi fisik jadi lebih tegang, sehingga tubuh semakin cepat lelah.

ILUSTRASI Posisi duduk yang baik saat berkendara jarak jauh.
ILUSTRASI Posisi duduk yang baik saat berkendara jarak jauh. (Nissan Indonesia)

5. Kenyamanan posisi duduk

Posisi duduk yang nyaman saat berkendara adalah salah satu yang menjadi perhatian untuk meminimalisir tingkat kelelahan.

Posisi duduk yang paling dikerekomendasikan adalah posisi duduk yang baik, yaitu posisi tegak 90 derajat. (Aditya Maulana)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved