Pemkot Bekasi Layangkan Surat Peringatan bagi Pengelola PLTSa Sumurbatu

Pemerintah Kota Bekasi surat peringatan satu ke PT Nusa Wijaya Abadi selaku pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sumurbaut, Bantargebang.

Pemkot Bekasi Layangkan Surat Peringatan bagi Pengelola PLTSa Sumurbatu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Tempat Pembungan Akhir (TPA) Sumur Batu Kota Bekasi. 

Pemerintah Kota Bekasi menggandeng PT NW Abadi dalam mengembangkan PLTSa sejak 2016 lalu. Pada kesepakatan tersebut, PT NW Abadi diberikan waktu dua tahun untuk menjalankan PLTSa.

Namun, hingga dua kali uji coba, PLTSa belum bisa beroperasi karena kendala mesin, sementara uji coba ketiga dibatalkan. PT NWA mengaku terkendala masalah SDM di lapangan.

"Kita sendiri kan termasuk salah satu kota yang disebut dalam Keputusan Presiden nomor 35 tahun 2018 Tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, jadinya Kota Bekasi ingin memenuhi ketentuan tersebut, sehingga PT NWA harusnya bisa segera beroperasi optimal," katanya.

Teknologi PLTSa yang dibangun swasta menggunakan Circulating Heat Combustion Boiler (CHCB).

Teknologi tersebut diklaim sangat ramah lingkungan karena sampah yang dibakar dengan paduan air mencapai 1.200 derajat lebih ini akan menghasilkan uap yang mampu menggerakan turbin generator.

Gerakan dari turbin itulah yang mampu menghasilkan listrik.

Dengan suhu melebihi 1.200 derajat celcius, maka gas dioksin sisa pembakaran sampah secara otomatis akan menghilang.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved