Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Menhan Tandatangan Pembelian Senjata Triliun Rupiah, Ada Kapal Selam dari Korea Juga

Total kontrak yang ditandatangani sebanyak 25 kontrak yang terdiri dari 18 kontrak pengadaan alutsista dan tujuh kontrak jasa konstruksi

Ia berharap, semua pihak yang telah menandatangani kontrak dapat memegang komitmennya secara profesional sehingga Indonesia ke depan dapat memiliki industri pertahanan yang mandiri.

"Harapan kita ini bisa dipegang terus komitmennya. Jadi sehingga kita betul-betul profesional dan ke depan, kita tidak lama lagi punya industri pertahanan yang mandiri. Selain mandiri ke dalam, tapi juga sebagai penopang ekonomi nasional," kata Ryamizard.

Ia menilai penandatanganan kontrak tersebut adalah sebuah terobosan karena dilakukan bersamaan dan dibuat secara transparan.

"Ini terobosan, disatukan semuanya. Harapannya ini bisa selesai di Pemerintahan Pak Jokowi. Kemudian kita dengan demikian transparan, KPK, BPK, dan lain-lain, bisa periksa. Itu juga bisa diajukan secara online untuk bangun barak, asrama, dan lainnya," kata Ryamizard usai acara.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose selaku tuan rumah acara tersebut mengatakan, acara itu adalah penandatanganan kontrak tercepat yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan RI

"Acara ini adalah acara terbesar di tahun ini karena merupakan acara penandatanganan tercepat yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan Industri Pertahanan," kata Abraham.(*)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved