Pengaturan Skor

Eks PLT Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jaksel

Dalam kasus ini kata Argo, Jokdri dianggap merupakan otak dalam pencurian dan perusakan barang bukti terkait pengaturan skor.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Penyidik Satgas Antimafia Bola resmi melakukan pelimpahan tahap kedua kasus perusakan dan pencurian barang bukti terkait pengaturan skor bola, dengan tersangka eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan berkas perkara dengan tersangka Joko Driyono dalam kasus perusakan barang bukti, terpisah dengan tiga tersangka kasus serupa lainnya.

"Seperti diketahui berkas perkara dengan tersangka JD ini sudah dinyatakan lengkap atau P-21 pada 4 April lalu. Sehingga hari ini sebagai bentuk tangggung jawab, penyidik Satgas Antimafia Bola melakukan pelimpahan tahap dua, yakni penyerahan tersangka JD dan barang bukti, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/4/2019).

Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).
Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Sementara untuk tiga tersangka lainnya dalam kasus perusakan barang bukti ini kata Argo masih dalam pemberkasan terpisah oleh penyidik Satgas Antimafia Bola.

"Jadi berkas JD terpisah dengan tiga tersangka lainnya," kata dia.

Dalam kasus ini kata Argo, Jokdri dianggap merupakan otak dalam pencurian dan perusakan barang bukti terkait pengaturan skor.

Ia terbukti menyuruh tiga anak buahnya dimana salah satunya adalah sopir pribadinya untuk mencuri dan merusak barang bukti di Kantor Komdis PSSI di Apartemen Rasuna, yang sudah disegel satgas.

"Barang bukti berupa dokumen, laptop dan lainnya dalam dua tas besar juga sekaligus kita limpahkan ke Kejari Jaksel bersamaan dengan pelimpahan tersangka," kata Argo.

Dalam kasus ini katanya, Jokdri dijerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan/atau memasuki dengan cara membongkar, merusak atau menghancurkan barang bukti yang telah terpasang garis polisi oleh penguasa umum, sebagaimana dalam Pasal 363 KUHP dan/atau pasal 265 KUHP dan/atau pasal 233 KUHP.

Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).
Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

"Dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara," kata Argo.

Ia dianggap mengotaki perusakan dan pencurian barang bukti di Kantor Komdis PSSI di Apartemen Rasuna dengan menyuruh tiga orang anak buahnya dimana salah satunya adalah sopir pribadinya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved