Kronologi Kapal Patroli Indonesia Diteror Speedboat dan Helikopter Malaysia Saat Ciduk Pencuri Ikan

KAPAL patroli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat teror dari kapal dan helikopter Malaysia.

Kronologi Kapal Patroli Indonesia Diteror Speedboat dan Helikopter Malaysia Saat Ciduk Pencuri Ikan
Direktorat Jenderal PSDKP KKP
Kapal berbendera Malaysia ditangkap oleh kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (9/4/2019). 

- Permintaan tersebut ditolak oleh KP Hiu 08, dan PENGGALANG 13 mencoba meminta kembali agar 1 kapal saja yang dilepas.

- PENGGALANG 13 melakukan negosiasi dengan KP Hiu 08, hadir juga tiga helikopter yang terbang mengitari KP Hiu 08 dan kedua kapal tangkapan.

- Setelah negosiasi tidak berhasil, PENGGALANG 13 beserta 3 helikopter meninggalkan KP Hiu 08 kembali ke perairan Malaysia. Sedangkan KP Hiu 08 melanjutkan pelayaran membawa kapal kedua kapal tangkapan ke Stasiun PSDKP Belawan, dan tiba pada pukul 21.30 WIB.

Hari Ini Terakhir, Begini Cara Urus Formulir A5 untuk Pindah Tempat Nyoblos

Hasil pemeriksaan menunjukan KM PKFB 1852 berukuran 64.71 GT dengan alat tangkap trawl yang diawaki empat orang, terdiri atas dua orang berkewarganegaraan Thailand, termasuk nakhoda dan dua orang berkewarganegaraan Kamboja.

Sedangkan KHF 1256 berukuran 53.02 GT dengan alat tangkap trawl, diawaki oleh tiga orang berkewarganegaraan Thailand.

Kedua kapal tersebut didapati tidak memiliki izin dari Pemerintah Indonesia dan menggunakan alat tangkap yang dilarang.

2. Penangkapan Dua Kapal Asing pada 9 April 2019

KP Hiu Macan Tutul 02 mendapat teror saat sedang menangkap dua kapal asing, satu berbendera Malaysia, dan satu tanpa bendera.

- Pukul 14.50 WIB, KP Hiu Macan Tutul 02 melaksanakan henrikhan KM PKFA 8888 WPP-NRI 571 pada posisi 03o 45.019’ N – 100o 09.829’ E (ZEEI Selat Malaka).

- Pukul 15.16 WIB, pada posisi 03o 40.723’ N – 100o 13.810’ E (ZEEI Selat Malaka), melakukan henrik KM. PKFA 7878.

Sebut Prabowo Bukan Pemarah, Fadli Zon: Yang Marah-marah Itu Jokowi, Sampai Suaranya Melengking

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved