Breaking News:

Kasus Bullying

Nafa Urbach dan Nikita Mirzani Marah Melihat Ulah Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak

Dua selebritas Indonesia, Nafa Urbach dan Nikita Mirzani, mengungkapkan hal yang sama saat tahu aksi perundungan di Pontianak Selatan. Mereka marah!

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nafa Urbach mengunjungi kantor redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018), untuk mempromosikan film 'Kembang Kantil' bersama Irish Bella dan Kevin Kambey. 

Penyanyi dan presenter Nafa Urbach dan Nikita Mirzani begitu geram dan marah mendengar tindakan 12 pelaku perundungan (bullying) terhadap siswi SMP bernama Audrey di Pontianak Selatan, Pontianak, Kalimantan Barat.

"Saudaraku, maukah kita membuka mata, kasus-kasus seperti (yang terjadi pada Audrey) ini sering terjadi di Indonesia, terutama di sekolah-sekolah," tulis Nafa Urbach di akun Instagram @nafaurbach, Rabu (10/4/2019) pagi.

Menurut Nafa Urbach, kasus yang menimpa Audrey ini adalah perkara kriminal anak-anak, yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa.

PETISI #JusticeForAudrey Menuju 200 Ribu, Siswi SMP Dikeroyok Brutal 12 Siswi SMA.
PETISI #JusticeForAudrey Menuju 200 Ribu, Siswi SMP Dikeroyok Brutal 12 Siswi SMA. (Screenshot change.org)

"Saya begitu geram dan marah dengan hal ini terjadi. Ini mengapa saya giat mengkampanyekan aksi stop bullying, stop kekerasan pada anak," tulis Nafa Urbach yang kini sedang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif itu.

Sikap serupa juga disampaikan Nikita Mirzani. Di akun @nikitamirzanimawardi_17, Nikita Mirzani begitu miris saat mengetahui ada sekelompok anak usia SMA mengeroyok satu anak SMP usia 14 tahun.

"Saya sebagai ibu yang punya anak perempuan baca beritanya sampai gemeteran. Apa yang ada di otak pelaku," tulis Nikita Mirzani sambil mengunggah foto #justiceforaudrey.

Kronologi Lengkap Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Gegara Cowok, #JusticeForAudrey Trending Topic

Ia berharap, kasus perundungan yang menimpa Audrey bisa segera diselesaikan secara hukum. "Mau tahu itu yang main boomerang masih bisa main HP nggak abis ini," tulis Nikita Mirzani.

Saat menjalani proses mediasi (perdamaian) di Kantor Polsek Pontianak Selatan, para pelaku diketahui sempat merekam diri mereka dengan aplikasi boomerang memakai ponsel.

Di rekaman boomerang itu terlihat, beberapa pelaku bahkan tidak terlihat menyesali perbuatannya. Sebaliknya, mereka justru tampak senang, hingga sempat bergaya didepan kamera ponsel.

PETISI #JusticeForAudrey Menuju 200 Ribu, Kasus Siswi SMP Dikeroyok Brutal 12 Siswi SMA

Aksi perundungan yang dilakukan oleh 12 siswi dari beragam SMA ini menimpa Audrey pada 29 Maret lalu karena dugaan persoalan asmara dan buntut komentar di media sosial.

Meski dari pemeriksaan medis diketahui, ada bekas luka di tulang tengkorak, dada dan kemaluan korban, orangtua Audrey baru mengadukan aksi perundungan itu ke Polsek Pontianak Selatan, 5 April kemarin.

Laporan polisi terlambat dilakukan karena Audrey mengaku diancam para pelaku yang akan bertindak lebih kejam lagi jika korban melaporkan ke orangtua.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved