Jelang Arus Mudik 2019, 3 Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara

Jelang Arus Mudik 2019, 3 Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara Mulai 26 Mei 2019.

Jelang Arus Mudik 2019, 3 Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi proyek tol layang. 

Kementerian Perhubungan menyarankan agar pekerjaan proyek di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan.

Tiga proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek, light rail transit atau LRT Jabodebek, dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Mengantisipasi kemacetan saat musim mudik Lebaran tahun ini.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Menjelang mudik Lebaran 2019, Kementerian Perhubungan menyarankan agar pekerjaan proyek di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan.

Di area Tol Jakarta-Cikampek ada tiga proyek yang sedang dikerjakan, yakni Tol Layang Jakarta-Cikampek, light rail transit atau LRT Jabodebek, dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Mengingat padatnya arus mudik tahun ini, aktivitas pembangunan elevated toll dan perbaikan jalan disarankan untuk dihentikan sementara mulai 26 Mei 2019 (H-10) sampai dengan 16 Juni 2019 (H+10)," kata Kepala Badan Litbang Kementerian Perhubungan Sugihardjo, Selasa (9/4/2019).

Bursa Uang Kripto: Setelah Terkoreksi, Harga Bitcoin Diramal Bakal Naik Lagi

Sugihardjo mengatakan, selain menghentikan proyek, pihaknya juga akan melakukan pelarangan kendaraan berat untuk melintas di jalan tol.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan saat musim mudik Lebaran tahun ini.

Akan tetapi waktu pelarangan kendaraan berat itu saat ini masih dibahas.

"Pelarangan pengoperasian angkutan barang bersumbu lebih dari dua mulai 29 Mei 2019 (H-7) sampai dengan 10 Juni 2019 (H+4). Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 9 Juni 2019 (H+3)," kata Sugihardjo.

Boeing Mendapat Gugatan dari Pemegang Saham, Dituding Menyembunyikan soal Keamanan

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memprediksi 14.901.468 warga Jabodetabek akan mudik Lebaran 2019.

Angka ini diketahui berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan yang telah dilakukan terhadap 7.762 responden rumah tangga.

Survei ini diselenggarakan untuk mengetahui potensi jumlah pemudik, penggunaan moda, pola perjalanan, biaya yang dihabiskan, preferensi tentang mudik gratis, serta persepsi tentang pelayanan angkutan Lebaran tahun sebelumnya.

Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dari rumah ke rumah kepada masyarakat (home interview) dan sebagai pelengkap juga dilakukan online survey.

Perang dengan China Belum Berakhir, AS Membuka Perang dengan Uni Eropa

Pemerintah China Bakal Melarang Aktivitas Penambangan Bitcoin

Jumlah Fintech P2P Terus Bertambah, Perusahaan Fintech Wajib Jadi Anggota AFPI

Berita ini sudah diunggah di Kompas.com dengan judul Pengerjaan Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Disarankan Stop Mulai 26 Mei

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved