Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Pembina Gojek Perempuan Puja Puji Polisi Atas Pengungkapan Kasus Jambret yang Sasar Driver

"Semoga polisi dan jajarannya di Polda ini dan seluruh indonesia lebih jaya lagi, ke depannnya. Terimakasih," kata Babe Bewok.

Koordinator ojek online (Ojol) dari Gojek Jakarta Utara yang juga pembina ojek online Gojek Perempuan, Babe Bewok, mengaku sangat mengapresiasi kepada pihal kepolisian yang cukup cepat dalam merespon dan membekuk pelaku penjambretan terhadap driver ojol perempuan dan penumpangnya yang terjadi di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) dinihari lalu.

"Saya merasa terpanggil dan berbagi serta mengucapkan terimakasih banyak kepada kepolisian, yg begitu cepat responnya dalam menangkap pelaku. Saya salut dan saya apresiasi setinggi-tingginya," kata Babe Bewok mewakili komunitas drive ojol dari Gojek di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/4/2019).

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada tim satgas gojek sekuriti yang cepat responnya dalam memberikan informasi kepada polisi terkait kejadian itu.

"Ke depan semoga kita lebih tenang bekerja, khususnya driver gojek wanita supaya bisa lebih fokus dan mawas diri saat membawa penumpang di malam hari," kata Babe Bewok.

Ia mengaku setiap hari memantau driver ojol dari Gojek khususnya driver permpuan yang beroperasi sampai pukul 03.00 atau pukul 04.00 dinihari.

VIDEO: Caleg DPRD DKI Dari PAN Divonis Bersalah oleh Hakim, Minta Maaf Cederai Demokrasi

"Semoga polisi dan jajarannya di Polda ini dan seluruh indonesia lebih jaya lagi, ke depannnya. Terimakasih," kata Babe Bewok.

Atas apresiasi ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga mengucapkan terimakasih terhadap komunitas pengemudi Gojek di Jabodetabek. Sebab informasi dari mereka cukup akurat mengenai kejadian dan peristiwa yang terjadi. "Sehingga polisi bisa lebih efektif saat menindaklanjuti laporan yang ada," katanya.

Argo menjelaskan, bahwa Ajeng Hendrarthi (21), driver ojek online yang menjadi salah satu korban penjambretan dua pelaku di Jalan HR Rasuna Said Kuingan, Kelurahan Karet, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 02:00 lalu diketahui juga merupakan seorang mahasiswi.

Ajeng merupakan mahasiswi atau kuliah di Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan.

"Korban mbak Ajeng, yang masih dirawat intensif di RS Polri Kramatjati sampai saat ini, adalah mahasiswa di Universitas Budi Luhur. Dia untuk menambah penghasilan dan bayar uang kuliah juga bekerja sebagai pengojek online. Jadi mbak Ajeng ini pengojek online merangkap mahasiswi," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/4/2019).

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved