Berita Video

VIDEO: Cerita Pilu Korban Perdagangan Orang ke Timur Tengah

"Ada sponsor dari kampung yang nawarin saya kerja di Arab Saudi katanya gajinya Rp 5 juta terus dapat uang tip sekian.

E mengaku bisa kembali pulang ke Indonesia berkat Kedutaan Besar Indonesia di Baghdad, Irak.

"Ada orang yang nenolong saya di KBRI Baghdad. Dari SEED Foundation, dari IOM (Organisasi Internasional Migrasi) kalau bukan karena mereka saya tidak akan ada di sini. Tidak akan bisa melihat kalian juga," kata E.

E mengatakan, ia tidak ingin ada lagi korban-korban lainnya selain dirinya.

Intinya cukup di saya saja. Jangan sampai ada yang lain lagi yang berangkat ke Timur Tengah. Terutama saya ingin ngomong. Saya tidak sakit hati, tidak dendam, tapi masih berbekas," kata E.

Direktortat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri berhasil mengungkap sindikat internasional perdagangan orang dengan korban lebih dari seribu orang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kasus tersebut adalah kasus perdagangan orang terbesar yang diungkap Polri.

Hal itu disampaikan Dedi saat konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Selasa (9/4/2019).

"Kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) ini adalah kasus yang terbesar yang pernah diungkap Polri karena korbannya lebih dari seribu orang. Ini juga merupakan kegiatan transnational organized crime. Kita prihatin dengan kejadian ini," kata Dedi.

VIDEO: Karenina Sunny Minta Agar Steve Emmanuel Dipindahkan ke Rehabilitasi Khusus

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak menjelaskan ada empat jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut yakni jaringan Maroko, Arab Saudi, Suriah, dan Turki.

Para agen dalam jaringan tersebut menawarkan pekerjaan sebagai Pekerja Rumah Tangga kepada sejumlah warga yang kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved