Berita Video

VIDEO: Baliho Masinton Dicopot Petugas Karena Dipasang di Area Terlarang

Baliho Caleg PDI Perjuangan Masinton Pasaribu di depan Politeknik Kesehatan Jakarta Jalan Ragunan Raya juga diturunkan.

Petugas Satpol PP Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu menyisir sepanjang Jalan Raya Ragunan dan sejumlah jalan lain untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di lokasi-lokasi terlarang. Puluhan APK calon legislatif dan calon presiden ditertibkan dalam kegiatan Selasa (9/4/2019) siang itu.

Kepala Satpol PP Kelurahan Jatipadang, Ahmad Yani mengungkapkan, pelaksaan penertiban kali ini atas rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Pasar Minggu.

"Adapun untuk sasarannya yakni APK yang dipasang di sekitar area kantor pemerintah, sekolah dan kampus. Ada puluhan APK yang kami tertibkan," ujarnya kepada Warta Kota di sela penertiban APK.

VIDEO: Karenina Sunny Minta Agar Steve Emmanuel Dipindahkan ke Rehabilitasi Khusus

Baliho Caleg PDI Perjuangan Masinton Pasaribu di depan Politeknik Kesehatan Jakarta Jalan Ragunan Raya juga diturunkan. Baliho berukuran besar tersebut dipasang tepat di depan pagar kampus.

"Satpol PP hanya melakukan tindak lanjut atas rekomendasi Panwascam saja. Setidaknya ada surat tertulis di sini. Kita lihat di sini ada baliho yang dipasang di depan kampus. Yang lain dipasang di fasos fasum. Itu semua kami tertibkan," ujarnya.

VIDEO: Pembina Gojek Perempuan Puja Puji Polisi Atas Pengungkapan Kasus Jambret yang Sasar Driver

Dalam penertiban itu, sembilan anggota Satpoll PP dibantu oleh anggota PPSU Kelurahan Jatipadang dan mendapat pengawalan dari kepolisian serta TNI. Panwaslu juga melakukan pendampingan dalam penertiban itu.

Ketua Pengawas Pemilu Kelurahan Jatipadang, Maulana menyebut, meakipun dalam aturan sudah tertuang jelas soal pemasangan alat peraga kampanye, tidak bisa dipungkiri masih banyak APK yang dipasang melanggar aturan.

"Sudah ada rempat yang disetujui. Kalau mereka melanggar akan kani tertibkan. Ini juga soal ukuran APK kan ada ketentuannya juga. Ada ijin yang harus disampaikan. Ini kemungkinan calegnya sih paham, cuma relawannya yang belum paham soal pemasangan APK," ujarnya.

Ia menambahkan, pemasangan alat peraga kampanye diatur secara mendetail pada peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 23 Tahun 2018.

VIDEO: Caleg DPRD DKI Dari PAN Divonis Bersalah oleh Hakim, Minta Maaf Cederai Demokrasi

Dalam pasal 34 ayat 5 Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 disebutkan bahwa pemasangan alat peraga kampanye itu harus mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota atau kawasan setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Secara aturan seharusnya calon legislatif sudah mengetahuinya dan harus mengutamakan estetika tempat pemasangan alat peraga kampanye," ucapnya.

Namun, Maulana juga mengingatkan agar caleg tidak memasang alat peraga kampanye pada tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, dan sekolah atau pusat pendidikan.

"Karena itu sudah pelanggaran dan bilamana caleg maupun pemenangannya memasang maka akan ada tindakan tegas dengan mencopot APK. Nanti kami juga akan hubungi caleg yang bersangkutan dan APK ini bisa diambil di kantor," kata dia

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved