Kamis, 30 April 2026

Kependudukan

Pelayanan KTP Elektronik Akhir Pekan di Jakarta Utara Diserbu Warga

Pelayanan KTP Elektronik Akhir Pekan di Jakarta Utara Diserbu Warga. Pelayanan pada akhir pekan terus dilakukan di seluruh kantor kelurahan di Jakarta

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan |
Tribun Bogor
Ilustrasi: E-KTP yang berserakan di tengah jalan kini sudah diamankan Polres Bogor 

Pelayanan KTP Elektronik Akhir Pekan di Jakarta Utara Diserbu Warga. Pelayanan pada akhir pekan terus dilakukan di seluruh kantor kelurahan di Jakarta Utara jelang Pemilu 2019.

PEPALAYANAN KTP elektronik yang digelar Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara pada akhir pekan kemarin, 6-7 April 2019 pada pukul 08.00 WIB-11.00 WIB mendapat sambutan positif dari warga.

Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Sri Supriantoro mengatakan, pelayanan pada Sabtu (6/4/2019) dan Minggu (7/4/2019) lalu menghasilkan sebanyak 56 perekaman data.

“Selain itu ada 363 yang cetak umum, 32 untuk cetak Print Ready Record (PRR), dan 808 pendistribusian KTP elektronik,” ucap Supriantoro, Selasa (9/4/2019).

Pelayanan KTP elektronik pada akhir pekan terus dilakukan di seluruh kantor kelurahan di Jakarta Utara jelang Pemilu 2019.

Panggilan Reino Barack ke Syahrini di Depan Jamaah Pengajian Viral di Instagram, Jamaah Pun Bersorak

Tiket Promo Garuda Indonesia Masih Ada 170.000 Kursi, Diskon hingga 65 Persen, Ini Daftar Rutenya

Lembaga Survei Ini Menangkan Prabowo-Sandi, Pada 2014 Silam Mereka Juga Lakukan Hal yang Sama

Rencananya pelayanan serupa juga akan digelar di 31 kelurahan pada 13-14 April 2019.

“Ini utamanya warga yang memasuki usia 17 tahun plus satu hari saat pelaksanaan Pemilu mendatang dan warga yang belum memiliki fisik KTP elektronik,” jelas Sri Supriantoro.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara, Erik Polim mengatakan, selain membuka pelayanan akhir pekan di kantor kelurahan, pihaknya juga melakukan jemput bola oleh petugas ke sejumlah rumah warga.

“Petugas mendapatkan informasi ada warga yang sakit dan lansia tidak mampu ke kantor kelurahan. Jadi petugas kami mendatangi kediaman warga tersebut,” kata Erik Polim.

Erik menceritakan, jemput bola yang dilakukan saat pelayanan tambahan itu yakni menolong dua warga yang sakit di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, dan seorang lansia di Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan.

“Jemput bola dilakukan karena mereka tidak mampu untuk melakukan perekaman di kantor kelurahan,” ucap Erik.

Adapun PRR atau sudah siap untuk dicetak adalah status data KTP elektronik usai dilakukan perekaman.

Biasanya untuk yang belum mempunyai KTP elektronik atau yang baru melakukan perekaman dan kebanyakan usia 17 tahun.

Sementara cetakan umum ditujukan bagi warga yang melakukan pencetakan ulang KTP elektronik dan datanya sudah ada lebih dahulu dan bukan baru melakukan perekaman.

Contohnya adalah warga yang kehilangan KTP atau rusak atau melakukan perubahan data. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved