Transportasi Jakarta

Apa? Utang MRT Jakarta ke Jepang Lunas Dalam 40 Tahun

Utang Pemerintah Indonesia kepada Jepang untuk pembangunan mass rapid transit (MRT) akan dibayarkan secara bertahap selama 40 tahun.

Apa? Utang MRT Jakarta ke Jepang Lunas Dalam 40 Tahun
Instagram
Komikus Jepang, Onan Hiroshi, menyindir Pemerintah Indonesia terkait utang pembangunan MRT Jakarta. 

Hal itulah yang akhirnya menyebabkan biaya pembangunan Fase I sepanjang 16 kilometer mencapai Rp 16 triliun.

Reza Rahadian mencoba naik kereta MRT dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, menuju Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019) sore.
Reza Rahadian mencoba naik kereta MRT dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, menuju Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019) sore. (Dokumentasi Falcon Pictures)

Untuk Fase I, pemerintah Indonesia meminjam 217 miliar yen atau setara Rp 25 triliun.

Di fase II PT MRT Jakarta akan membangun receiving sub station atau gardu induk di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, biaya yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembangunannya sekitar Rp 22,5 triliun.

"Kenapa Rp 25 triliun, karena yang Rp 2,5 triliun ini untuk membiayai kekurangan Fase 1," ujar dia.

Dana pinjaman itu kemudian dibagi dua bebannya, yaitu untuk pemerintah pusat sebesar 51 persen dan Pemprov DKI sebesar 49 persen.

Bunga yang harus dibayar pemerintah ke JICA pun relatif kecil, yakni hanya 0,01 persen.

Presiden Joko Widodo mengajak para menteri  dan pimpinan daerah  mencoba MRT dari Stasiun Bundaran HI-Lebak Bulus di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Presiden Joko Widodo mengajak para menteri dan pimpinan daerah mencoba MRT dari Stasiun Bundaran HI-Lebak Bulus di Jakarta, Selasa (19/3/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Hal itu disebabkan, saat pinjaman ditandatangani, commercial bank interest-nya berkisar antara 3-4 pesen.

"Karena sifatnya tide loan, itu ada persyaratan. Kata Jepang yaitu kontraktor harus dari kami, pemimpinnya Japan Company, enggak ada yang lain. Nah itu yang namanya tide, tapi itu sudah diambil pemerintah," ungkapnya.

Setelah proyek ini berjalan, kontraktor yang menagih pembayaran akan dikumpulkan seluruh bukti pekerjaannya.

Halaman
123
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved