Pemotor Nekat Terobos Car Free Day Mampang, Akhirnya Ditilang

"Ini upaya untuk memberikan hak warga Jakarta Selatan untuk mendapatkan udara segar, bebas polusi.

Pemotor Nekat Terobos Car Free Day Mampang, Akhirnya Ditilang
Warta Kota
pemotor terobos car free day mampang 

Ribuan orang memadati area digelarnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day Mampang Prapatan pada Minggu (7/4/2019) pagi. Selain berolahraga, masyarakat juga berburu aneka kuliner yang dijual di sepanjang Jalan Buncit Raya.

Wakil Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengungkapkan, kegiatan car free day Mampang Prapatan yang dimulai pukul 06.00 - 11.00 WIB bertujuan mengurangi polusi dan pencemaran udara dari gas buang kendaraan.

Video Viral Arogansi Staf Anak Buah Puan Maharani Masuk Area Car Free Day

"Ini upaya untuk memberikan hak warga Jakarta Selatan untuk mendapatkan udara segar, bebas polusi. Kegiatan diisi dengan olahraga, jalan santai, bersepeda dan silaturahmi bersama warga Jakarta Selatan," ujarnya.

Selain itu, di panggung utama, Pemkot Jakarta Selatan telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk meramaikan HBKB. Antara lain senam, atraksi seni, sosialisasi pencegahan kebakaran, sosialisasi kependudukan. Di lokasi lain juga tampak ada perpustakaan keliling yang dipenuhi anak-anak.

Trisnawati (25), warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengaku senang kegiatan car free day Mampang Pratapan digelar rutin oleh Pemkot Jakarta Selatan.

Selain menjadi sarana berolahraga, ia dan keluarga memanfaatkan momentum tersebut untuk sekadar menikmati waktu libur. "Senang bisa ajak anak jalan-jalan sambil jajan. Apalagi lokasinya nggak begitu jauh dari rumah," ujarnya.

Foto Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Lautan Manusia Penuhi GBK Senayan

Tindak penerobos

Meskipun dijaga ketat oleh aparat dari kepolisian, dinas perhubungan dan satpol PP, seorang pengendara sepeda motor nekat masuk ke area car free day. Ia menerobos melalui jalur Trans Jakarta dari arah Duren Tiga mengarah ke Mampang Prapatan.

Petugas sempat mencoba memeringatkan pengendara itu. Tetapi, imbauan tak diabaikan. Ia justru menggeber kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Padahal, di jalur TransJakarta juga terdapat sejumlah orang yang sedang berjalan atau menyebrang.

Petugas yang saling berkoordinasi, berhasil mencegat pengendara itu. Polantas meminta surat kendaraan dan SIM. Tetapi, pengedara bernama Yono itu menolak ditilang. Terjadi cekcok mulut. Tapi akhirnya Yono tak berdaya saat sejumlah petugas bersikap tegas atas tindakannya yang membahayakan warga itu.

Kepala Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Christianto mengungkapkan, pihaknya mengerahkan 100 petugas untuk melakukan pengaturan lalu lalu lintas dan rekayasa lalu lintas bersama pihak kepolisian, TNI dibantu Satpol PP.

"Tadi memang ada pengendara yang meski sudah ditegur nekat menerobos jalur Trans Jakarta. Akhirnya diamankan petugas gabungan," kata Christianto

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved