Sophia Adventa, Kebanggaan Jakarta Untuk Indonesia

Sophia Rebecca Adventa, sang Center SMAN 28 Jakarta yang lahir di Jakarta, 18 Desember 2001 adalah sosok yang konsisten mengukirkan namanya sebagai ke

WARTA KOTA - Sophia Rebecca Adventa, sang Center SMAN 28 Jakarta yang lahir di Jakarta, 18 Desember 2001 adalah sosok yang konsisten mengukirkan namanya sebagai kebanggaan bagi sekolah, kota, maupun Indonesia. Cewek yang pernah menjadi Most Valuable Player (MVP) di Junio JRBL Jakarta Series 2015 dan salah satu dari empat Best Player DBL 3x3 national camp 2017 ini, terbukti pernah memperkuat skuad Jakarta di Kejuaraan Nasional 2015, hingga menorehkan Namanya di tim nasional Indonesia dalam Asean Basketball Championship 2016-2017 serta meraih peringkat 3 di Asian School Basketball Championship 2018.

Sophi menceritakan bagaimana sensasi saat pertama kali membawa nama Indonesia di ajang internasional, “Rasanya tuh jelas beda banget sama waktu ngebawa nama sekolah maupun kota, karena lawan-lawannya jelas jauh lebih bagus dengan postur yang bikin minder,” ujarnya.  

Adventa

Mulai bermain basket sejak duduk di bangku sekolah dasar, Sophi sudah pernah merasakan berbagai macam olahraga lainnya seperti renang, golf, bulu tangkis. “Sebenernya renang, golf, bulu tangkis juga seru tapi karena latihannya sendiri aku jadi bosen, nah akhirnya supaya aku tetap olahraga Papaku ngedaftarin aku masuk klub basket Bintang Muda,” tutur Sophi.

Adventa

Semakin fokus bermain basket semenjak duduk di bangku SMP, siswi yang bersekolah di SMPN 115 Jakarta ini, mulai diajak untuk bergabung ke dalam skuad Jakarta untuk kejuaraan nasional.

Basket bagi Sophia nggak hanya jadi tempat dirinya untuk refreshing dari kepenatan sekolah, namun juga jadi wadah untuk menambah teman. Di skuad dua lapan sendiri Sophi ditandemkan dengan salah satu sahabatnya sejak duduk di bangku SMP, Komang Raissa. Menjadi sahabat karena sama-sama tergabung dalam klub Bintang Muda, chemistry antara keduanya di lapangan sudah tak butuh dijelaskan lagi. Bersama Raissa, tanpa perlu banyak kata-kata, mereka berdua sudah saling mengerti langkah-langkah yang akan diambil, "Raissa udah apal banget gerak-gerikku, kapan aku mau ngedrive, pokoknya nggak perlu banyak omong kita udah saling ngerti," tungkasnya. 

Setelah berhasil mengalahkan SMAN 3 Jakarta dan menjadi juara di Selatan dengan skor 64-52 di perhelatan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South region. Sophi akan kembali berlaga di Honda DBL DKI Jakarta Championship 2018 tanggal 10-17 November di GOR Soemantri, dirinya berjanji akan tampil lebih maksimal dan jadi juara seantero Jakarta.

Adventa

Bersama Sang Ayah, Sophia Adventa Mewujudkan Satu Impian

“Kembali lagi bersama Coach Daddy” demikian sapa Ayah Sophia Adventa di video pendek yang rutin beliau kirimkan ke Whatsapp Sophia beberapa Minggu sekali.

Sebagai seorang Ayah sekaligus Manager, Sekawanto Rudolf tak pernah sekali pun absen mengajarkan Sophia trik baru. Kesibukan Ayahnya sebagai seorang pilot seringkali membatasi ruang gerak mereka untuk sharing. Hal ini diakali Coach Daddy (nama yang beliau sematkan ke dirinya) dengan mengajarkan trik-trik baru lewat video.

Di salah satu video terbaru misalnya, Coach Daddy menunjukkan langkah-langkah melakukan Eurostep ke Sophia.

Ayah Sophia sebenarnya tidak pernah menjadi atlet Basket. Piala-piala yang terpampang miliknya kebanyakan dari olahraga Golf. Namun, karena telah menjadi manager Sophia sejak SMP ketika pertama kali Sophia fokus di basket. Dirinya ikut serius memahami seluk beluk basket. Nggak jarang Coach Daddy menonton pertandingan-pertandingan NBA demi menemukan trick baru.

Bagi Sophia sosok ayahnya lebih dari seorang Ayah, manager, maupun pelatih, namun bersamanya ia bisa mewujudkan berbagai impian. 

Editor: Andy Prayogo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved