Pilpres 2019

Prabowo: Saya Tidak Rela Jika Masih Ada Rakyat Tidak Makan

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku bertekad mengubah keadaan bangsa dan negara ini.

Prabowo: Saya Tidak Rela Jika Masih Ada Rakyat Tidak Makan
Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat memperkenalkan para calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahannya jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Peristiwa itu terjadi saat Prabowo berkampanye di lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku bertekad mengubah keadaan bangsa dan negara ini.

Ia lantas mengajak masyarakat Ciamis untuk memenangkan dirinya bersama cawapres Sandiaga Uno.

"Saya tidak akan rela jika masih ada rakyat yang tidak makan. Saya tidak rela kalau masih ada seorang ibu yang gantung diri karena anaknya tidak makan," tuturnya saat kampanye terbuka di Lapangan Lokasana, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019), melalui siaran pers yang diterima Tribunnews.com.

Prabowo: Kita Harus Menang dengan Selisih di Atas 25 Persen, Kubu 01: Halusinasi

"Kami bertekad dan kami sedang menyusun tim, karena kami bertekad kami bisa mengubah keadaan saat ini," sambungnya.

Prabowo Subianto juga meminta agar masyarakat mengawal jalannya pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar tak ada tuyul ikut mencoblos.

"Saudara-saudara, 17 April tinggal 11 hari lagi, tolong jaga TPS jangan sampai ada hantu yang ikut nyoblos. Harus dijaga nanti jangan ada tuyul yang ikut nyoblos," kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto: Negara Kita dalam Keadaan Tidak Sehat dalam Semua Ukuran

"Kalian harus bantu kawal kotak suara. Jangan sampai di tengah jalan kotak suara ditukar," sambungnya.

Dalam kampanye terbuka di Ciamis itu, Prabowo Subianto didampingi para petinggi tim pemenangannya, yakni Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jenderal (Purn) Djoko Santoso, dan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman.

Ada juga para ulama dan toko masyarakat Ciamis, Jawa Barat yang ikut mendampingi.

KPK Bilang Kebocoran Anggaran Negara 2 Ribu Triliun Lebih, Prabowo: Jadi Sekarang yang Benar Siapa?

Di antaranya, KH Maksum selaku Ketua FPI Jawa Barat; sesepuh Ponpes Miftahul Huda Utsmaniah, Cikole, Ciamis; serta KH Nonof Hanif selaku Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Ciamis dan penggerak aksi 212 dan tokoh-tokoh masyarakat Ciamis lainnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved